ilustrasi anak menangis (Unsplash/Marcos Paulo Prado)
Ujian berlebihan ternyata dapat menciptakan gambaran yang tidak realistis tentang kemampuan anak, sehingga hal ini perlu diantisipasi dengan baik. Pada saat anak dihadapkan pada situasi nyata yang lebih menantang, mereka akan mudah merasa kecewa dan juga bingung karena dunia luar ternyata tidak bisa memberikan perlakuan yang sama.
Bukan tidak mungkin jika anak akan merasa kesulitan dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada, apalagi jika dunia luar tidak bisa memperlakukan mereka selayaknya apa yang didapatkan dari orangtuanya. Hal tersebutlah yang secara umum akan merusak kepercayaan diri pada anak di kemudian hari, sehingga perlu diantisipasi.
Walau memang pujian dianggap sebagai hal penting untuk mendukung perkembangan anak, orangtua tetap perlu lebih bijak dalam memberikan pujian tersebut. Ini dikarenakan terdapat dampak negatif jika orangtua terlalu sering memuji anak. Oleh sebab itu, berusahalah untuk fokus pada setiap proses usaha dan juga kemajuan yang akan dicapai anak, bukan hanya pada hasil atau sekadar memberikan pujian kosong. Bentuklah pribadi anak yang percaya diri, tangguh dan mampu menghadapi berbagai tantangan hidup tanpa melalui pujian yang berlebihan.