ilustrasi seorang ibu melatih bayi sikat gigi (pexels.com/martproduction)
Salah satu cara membantu bayi mempersiapkan diri untuk merangkak adalah memberikan waktu tummy time yang cukup dengan pengawasan. Aktivitas ini membantu memperkuat otot leher, bahu, lengan, dan batang tubuh saat bayi mengangkat kepala untuk melihat sekeliling, sedangkan gerakan menendang saat tengkurap turut melatih otot pinggul dan kaki.
Jika bayi kurang menyukai tummy time, orangtua bisa meletakkan mainan favorit sedikit di luar jangkauannya atau berbaring di hadapannya untuk menarik perhatian. Kamu juga bisa mengajaknya bermain saat ia tengkurap di atas dada, selama tetap diawasi dan dilakukan dengan memperhatikan keselamatannya.
Selain melatih kemampuan fisik, pastikan lingkungan rumah aman untuk bayi yang mulai aktif bergerak. Gunakan alas antiselip jika diperlukan, singkirkan benda berbahaya dari jangkauannya, periksa lantai dari paku atau serpihan kayu, dan pasang pagar pengaman di area tangga. Berikan pula dorongan positif dan kesabaran karena bayi membutuhkan waktu untuk berlatih serta mengenali lingkungan sekitarnya.
Setiap bayi memiliki waktu tumbuh kembang yang berbeda, jadi dampingi si Kecil berlatih merangkak tanpa perlu terburu-buru. Pastikan ia berlatih dengan aman dan konsultasikan kepada dokter jika kamu khawatir dengan perkembangan atau kemampuan geraknya.