Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

11 Potret Hidup dan Mati Para Wartawan yang Bikin Kita Berpikir Ulang Tentang Berita

11 Potret Hidup dan Mati Para Wartawan yang Bikin Kita Berpikir Ulang Tentang Berita
Sumber Gambar: www.ibtimes.co.uk
Share Article

Dalam tugas-tugas jurnalistik, tentu ada pembagian kerja secara khusus untuk pekerja media. Salah satunya adalah fotografer jurnalistik atau yang secara spesifik disebut wartawan foto.

Wartawan foto memiliki tantangannya tersendiri dibandingkan jenis-jenis wartawan yang lain. Ia memiliki kewajiban untuk menyuguhkan gambar yang benar-benar realistis dan mampu mewakili isi berita. Selain itu, para wartawan foto ini juga diperlukan dedikasi yang tinggi dalam menghadapi kerasnya lapangan. Gak percaya? 11 foto berikut ini akan menggambarkan ketangguhan dan dedikasi meraka pada media.

  1. 1. Gleb Garanich

    http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20160515/wf1-9851f065359d7ac7ad9d3962af318aee.jpg

    Gleb terluka saat meliput bentrokan demonstran dengan polisi di Independence Square, Kiev, Ukraina pada 30 November 2013.

  2. 2. Kenji Nagai

    Default Image IDN
    Default Image IDN

    Kenji masih berusaha mengambil foto meskipun tertembak oleh polisi yang berusaha membubarkan demonstran di pusat kota Yangon pada 27 September 2007.

  3. 3. Yannis Behrakis

    http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20160515/wf3-006ce3ef01a5fe1b183f0e97fb6bac95.jpg

    Yannis sedang berlindung saat bertugas. Ia meliput baku tembak antara pasukan Israel dan Palestina di Ramallah pada Maret 2001.

  4. 4. Bersama-sama mempertaruhkan nyawa untuk sebuah berita.

    Default Image IDN
    Default Image IDN

    Sejumlah wartawan foto berlari menghindari bom yang dilempar oleh pesawat perang pemerintah Libya di dekat pengolahan minyak Ras Lanuf pada 11 Maret 2011. Termasuk di dalamnya Tyler Hicks dari New York Times (yang berkacamata paling kanan).

  5. 5. Remi Ochlik

    http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20160515/wf5-6d99f28090b07c91a15be30a7e4b2bc7.jpg

    Remi sedang bertugas meliput kerusuhan di Kairo, Mesir pada 23 November 2011. Ia tinggal di area kerusuhan hingga beberapa bulan setelahnya. Nahas, 22 Februari 2012 Remi meninggal sewaktu meliput kerusuhan di Syria.

  6. 6. Tatiana Bolari

    Default Image IDN
    Default Image IDN

    Tatiana dipukul oleh polisi saat meliput demonstrasi di Syntagma Square, Athena, Yunani pada 5 Oktober 2011.

  7. 7. Asif Hassan

    Default Image IDN
    Default Image IDN

    Dia adalah wartawan dari kantor berita Perancis bernama Agence France-Press. Ia tertembak di dadanya kala ricuh akibat pembuatan karikatur satir Nabi Muhammad oleh Charlie Hebdo. Kericuhan terjadi di Karachi, Pakistan pada 16 Januar 2015.

  8. 8. Moamen Qreiqea

    Default Image IDN
    Default Image IDN

    Disabilitas tak menyurutkan semangatnya meliput protes untuk melepaskan tahanan Palestina dari penjara Israel di Gaza, pada 1 Oktober 2012. Moamen kehilangan kedua kakinya saat pengeboman Israel tahun 2008. Namun itu tak menyurutkan semangatnya untuk terus bertugas meliput berita.

  9. 9. David Lewis

    Default Image IDN
    Default Image IDN

    David berlindung dari rentetan peluru saat kerusuhan di Kinshasa, Kongo pada 11 November 2006.

  10. 10. Abed Omar Qusini

    http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20160515/wf10-fe9748ab01621f4a8e121a882d8dbe6c.jpg

    Abed Omar adalah wartawan Reuters di Palestina. Ia terjerembab, sulit berdiri dan hampir tergilas massa kalau tidak ditarik oleh kawannya. Saat itu terjadi bentrokan di West Bank of Nablus pada tanggal 3 Mei 2004.

  11. 11. Serhiy Nikolayev

    Default Image IDN
    Default Image IDN

    Serhiy terlihat tidur dalam damai di atas kursi. Saat itu tanggal 28 Februari 2015 di Desa Pesky, Ukraina sebelah timur. Ia meninggal terkena senjata api setelah perang antara pemberontak dan militer Ukraina.

    Sekarang sudah tahu 'kan? Betapa "mahal"nya sebuah berita.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More