Media sosial kini bukan sekadar kebutuhan, melainkan sudah jadi gaya hidup. Adanya media sosial tentu memudahkan millenials untuk terkoneksi dengan info-info terkini, keluarga, ataupun teman dimana saja.
Namun, banyak orang menyepelekan dampak negatif dari penggunaan media sosial. Kini penggunaan media sosial jauh lebih meningkat, pandemi Covid-19 membuat semua orang harus melakukan social distancing. Bekerja dari rumah, pelajar juga harus sekolah online.
Detoks sama saja break atau rehat dari dunia media sosial. Bukan hanya kesehatan fisik, kesehatan mental perlu dijaga juga, lho. Nah, berikut ini adalah beberapa alasan kamu perlu untuk detoks dari media sosial saat pandemi. Apa saja, ya?
