Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengapa Teman Makin Sedikit Saat Dewasa dan Lebih Rentan Kesepian?
Ilustrasi kesepian di kafe (pexels.com/Esra Korkmaz)
  • Kesepian pada usia dewasa dapat muncul dari perbedaan antara hubungan sosial yang diharapkan dan kenyataan yang dialami.
  • Kesibukan, perubahan prioritas, dan jaringan sosial yang menyempit dapat mengurangi kesempatan bertemu teman baru.
  • Orang dewasa cenderung lebih selektif dalam hubungan, sementara pengalaman penolakan dan pengkhianatan dapat membuat mereka lebih tertutup.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah lingkaran pertemananmu mengecil saat dewasa?
Vote Now
  • What?
    Kesepian dan lingkaran pertemanan yang semakin mengecil pada orang dewasa.
  • Who?
    Orang dewasa, Samia Akhter-Khas, ilmuwan Universitas Duke, dan Psikoterapis Kaytee Gillis.
  • Where?
    Penelitian melibatkan King's College London dan Universitas Duke, serta dijabarkan dalam laman Psychiatrist dan Psychology Today.
  • When?
    per saat ini masih belum diketahui
  • Why?
    Harapan sosial yang tidak terpenuhi, kesibukan, jaringan sosial sempit, selektivitas hubungan, serta pengalaman penolakan dan pengkhianatan dapat berkontribusi.
  • How?
    Kesepian muncul ketika hubungan sosial yang diharapkan berbeda dengan hubungan yang sebenarnya, meski seseorang tidak banyak menghabiskan waktu sendirian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah lingkaran pertemananmu mengecil saat dewasa?
Vote Now

Orang dewasa bisa merasa kesepian walau tidak selalu sendirian. Samia Akhter-Khas menjelaskan rasa itu bisa datang saat hubungan yang diharapkan berbeda dengan yang terjadi. Pekerjaan dan keluarga membuat waktu bertemu teman lebih sedikit. Ada juga orang yang lebih tertutup karena pernah ditolak atau dikhianati.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah lingkaran pertemananmu mengecil saat dewasa?
Vote Now

Mungkin banyak di antara kita yang merasa lingkaran pertemanan semakin mengecil seiring bertambahnya usia. Perasaan semacam ini mungkin saja terjadi karena ketika seseorang bertambah usia, ada banyak kesibukan yang perlu dijalani, mulai dari pekerjaan, keluarga, hingga perubahan prioritas yang membuat waktu untuk bersosialisasi semakin menyempit.

Kondisi tersebut dapat membuat jumlah teman yang dianggap dekat semakin berkurang karena hubungan yang sebelumnya terjalin erat perlahan merenggang. Hal ini bahkan dapat terus berlanjut hingga seseorang merasa kesepian, meski sebenarnya tidak benar-benar merasa sendiri. Lantas, secara psikologis, mengapa semakin bertambah usia, lingkaran pertemanan cenderung mengecil dan seseorang menjadi lebih rentan terhadap kesepian?

1. Kesepian rentan dirasakan saat dewasa karena adanya ekspektasi

ilustrasi kesepian (unsplash.com/Ivan Aleksic)

Samia Akhter-Khas, mahasiswa pasca sarjana dari King's College London melakukan penelitian dengan para ilmuwan Universitas Duke untuk mengenali isu terkait rasa kesepian. Samia menerangkan bahwa kesepian di usia tua merupakan emosi yang kompleks. Perasaan ini biasanya didorong oleh ketidakcocokan antara harapan dan kenyataan.

"Kesepian dihasilkan dari perbedaan antara hubungan sosial yang diharapkan dan yang sebenarnya," ujar Samia.

Kesepian sering kali dianggap muncul karena terlalu banyak waktu menghabiskan waktu sendiri, sehingga seseorang merasa terisolasi atay terputus dengan orang di sekitar. Akan tetapi, Samia dalam laman Psychiatrist menerangkan dari hasil penelitiannya bahwa rasa kesepian tetap bisa muncul meski tidak menghabiskan banyak waktu sendirian.

Dalam analisanya, Samia menghubungkan dengan teori Ekspektasi Hubungan Sosial dimana individu kerap memiliki ekspektasi hubungan tertentu, namun diabaikan. Pada umumnya, semakin tua individual memiliki dua ekspektasi sosial yakni didengarkan dan ingin berkontribusi.

2. Mengapa ketika dewasa, kita memiliki teman semakin sedikit?

ilustrasi kesepian (pexels.com/Muhamad Lutfi)

Penelitian yang dijabarkan dalam Psychology Today menguatkan pandangan di atas. Riset membuktikan bahwa kesepian adalah perhatian utama bagi orang dewasa yang lebih tua karena menginginkan koneksi sosial tetapi tidak dapat memenuhi kebutuhan itu dengan baik.

Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kesepian adalah kesulitan berteman. Alasannya, orang-orang di lingkaran sosial terus berubah, mereka memprioritaskan tanggung jawab lain seperti keluarga, pekerjaan dan lainnya. Semakin sempit jaringan sosial, semakin terbatas pula kesempatan untuk bertemu orang baru dan membentuk koneksi yang berarti.

Orang dewasa juga semakin selektif terhadap hubungan. Pasalnya, jumlah waktu dan energi yang mereka miliki tidak sebesar saat remaja. Orang dewasa juga cenderung mencari koneksi yang lebih dalam, dibangun atas minat, nilai dan pengalaman hidup selaras.

3. Banyak trauma bikin orang lebih tertutup, inilah mengapa muncul kesepian

Ilustrasi kesepian buka puasa sendirian (pexels.com/Anna Tarazevich)

Semakin bertambah usia, individu semakin selektif dalam menjalin hubungan. Inilah yang menyebabkan semakin sulit untuk bertemu dengan individ yang benar-benar terhubung dengan hubungan yang bermakna. Pada akhirnya, menurut Psikoterapis Kaytee Gillis dalam Psychology Today, hal ini yang akan mengarahkan pada rasa terisolasi atau kesepian.

Orang dewasa juga semakin tertutup dengan perspektif dan pengalaman baru. Ada alasan enggan untuk melangkah keluar zona nyaman dan terlibat dengan standar sosial. Selain itu, sebagai orang dewasa juga telah mengalami berbagai pengalaman penolakan dan pengkhianatan di masa lalu, akibatnya lebih tertutup untuk berbagi dengan orang lain.

Perasaan semacam inilah yang membuat orang dewasa cenderung memiliki pengalaman negatif dengan persahabatan. Akibatnya, menutup diri dan merasa diri kesepian. Akan tetapi, kondisi ini tak selalu terjadi pada semua orang.

Bagikan pilihanmu tentang pertemanan saat dewasa

Apakah lingkaran pertemananmu mengecil saat dewasa?

See More
Ya, mengecil
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Tidak, tetap luas

Curated For You

Editorial Team

Related Article