2.841 Bencana Alam Landa Indonesia Selama 2020, 368 Meninggal Dunia

Jakarta, IDN Times - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan 2.841 bencana alam terjadi di Indonesia sejak 1 Januari hingga 16 Desember 2020. Banjir menjadi bencana yang paling banyak terjadi, yaitu mencapai 1.033 kejadian.
"Kemudian diikuti berturut-turut puting beliung dan tanah longsor," tulis BNPB melalui infografis Bencana Indonesia 2020, Kamis (17/12/2020).
1. Ada 853 kejadian puting beliung melanda Tanah Air hingga Desember 2020

BNPB melaporkan jumlah bencana puting beliung mencapai 853 kejadian. Sedangkan tanah longsor terjadi sebanyak 543 kali pada periode tersebut.
"Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) 326 kejadian, gelombang pasang dan abrasi 33 kali, kekeringan 29 kali, gempa bumi 16 kali dan erupsi gunungapi 7 kali," tulis BNPB.
2. Tercatat 368 orang meninggal dunia dan 39 lainnya hilang tertimpa bencana

Akibat deretan bencana tersebut, BNPB mencatat 368 orang meninggal dunia, sedangkan 39 orang lainnya hilang. Selanjutnya, BNPB juga melaporkan 532 orang luka-luka akibat tertimpa bencana alam.
Selain itu, sebanyak 6.298.209 orang harus menderita dan mengungsi.
3. Sebanyak 41.945 rumah warga rusak akibat bencana alam

Bencana alam yang terjadi hingga pertengahan Desember 2020 juga telah menyebabkan 41.945 rumah warga rusak. Terdiri dari 9.786 rumah rusak berat, 6.035 rusak sedang, dan 26.124 rusak ringan.
"Fasilitas umum yang rusak mencapai 1.540 unit," lapor BNPB.



















