Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ada Potensi Angin Kencang di Jatim, BMKG Minta Warga Waspada

Ada Potensi Angin Kencang di Jatim, BMKG Minta Warga Waspada
Ilustrasi Banjir (IDN Times/Mardya Shakti)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga Jawa Timur mewaspadai potensi cuaca ekstrem disertai angin kencang, dalam sepekan ke depan (2-8 Januari 2023).

Kepala Stasiun BMKG Kelas I Juanda Sidoarjo, Taufiq Hermawan, mengatakan berdasarkan kondisi dinamika atmosfer saat ini, kondisi iklim Jawa Timur saat ini berada pada puncak musim hujan dan berpotensi mengakibatkan potensi cuaca ekstrem.

“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap dampak bencana dan selalu memantau informasi terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI melalui website BMKG,” kata Taufiq dalam keterangan tertulis, Senin (2/1/2023).

1. Peningkatan kecepatan angin mencapai 20 knot

Ilustrasi dampak angin kencang (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)
Ilustrasi dampak angin kencang (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Taufiq mengatakan terdapat pola tekanan rendah Ex-TC Ellie di Australia bagian utara yang mengakibatkan terbentuknya konvergensi, atau pertemuan angin di wilayah pulau Jawa.

Dia menyebut warga sekitar perlu mewaspadai peningkatan kecepatan angin yang dapat mencapai lebih dari 20 knot (40km/jam), dari pagi hingga sore hari di seluruh wilayah Jawa Timur.

2. Berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi

Ilustrasi bangunan rusak akibat angin kencang. ANTARA FOTO/Siswowidodo
Ilustrasi bangunan rusak akibat angin kencang. ANTARA FOTO/Siswowidodo

Selain itu, kata Taufiq, perlu diwaspadai juga potensi cuaca ekstrem yang disebabkan aktifnya La Nina, Gelombang Rossby, dan Gelombang Kelvin di beberapa wilayah Jawa Timur.

Kondisi iklim tersebut perlu diwaspadai sebab berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir bandang, puting beliung, hujan es, hingga tanah longsor.

3. Sejumlah wilayah perlu waspada bencana hidrometeorologi

Ilustrasi banjir (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi banjir (IDN Times/Arief Rahmat)

BMKG juga merilis sejumlah daerah yang berpotensi mengalami bencana hidrometeorologi di Jawa Timur, di antaranya:

- Kota Batu

- Kota Blitar dan Kab Blitar

- Kabupaten Magetan

- Kabupaten Pacitan

- Kabupaten Tulungagung

- Kota dan Kabupaten Kediri

- Kota dan Kabupaten Malang

- Kabupaten Ngawi

- Kabupaten Bondowoso

- Kabupaten Nganjuk

- Kota dan Kabupaten Probolinggo

- Kabupaten Situbondo

- Kabupaten Bojonegoro

- Kabupaten Jember

- Kabupaten Jombang

- Kabupaten Lumajang

- Kabupaten Ponorogo

- Kota dan Kabupaten Mojokerto

- Kabupaten Trenggalek

- KabupatenGresik

- Kabupaten Lamongan

- Kabupaten Madiun

- Kabupaten Sidoarjo

- Kabupaten Tuban

- Kabupaten Pamekasan

- Kabupaten Sumenep

- Kabupaten Jember

- Kota dan Kabupaten Pasuruan.

Share Article
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya

Related Articles

See More

Volume Lalin Masuk Jabotabek H+4 Libur Idul Adha 199 Ribu Kendaraan

01 Jun 2026, 17:06 WIBNews