Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Anggota DPR Minta Mendikdasmen Selidiki Ratusan Kepsek Mundur di Sulsel

Anggota DPR Minta Mendikdasmen Selidiki Ratusan Kepsek Mundur di Sulsel
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani soroti kampus kelola dapur MBG. (IDN Times/Amir Faisol).
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Wakil Ketua Komisi X DPR RI meminta Mendikdasmen menyelidiki mundurnya ratusan kepala sekolah di Sulsel yang diduga terkait pengelolaan Dana BOS bermasalah.
  • Sebanyak 326 kepala SMA dan SMK di Sulsel mengundurkan diri setelah temuan BPK soal penerimaan cashback dari pengadaan buku bersumber Dana BOS.
  • BPK menemukan dua tahap kasus penerimaan cashback oleh total 326 kepala sekolah, yang kini ditindaklanjuti Disdik Sulsel bersama Inspektorat dan BKD.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, meminta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti untuk menyelidiki peristiwa ratusan kepala sekolah di Sulawesi Selatan yang mundur karena temuan pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS).

Lalu juga mendorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) segera melakukan evaluasi tentang penyaluran dana BOS.

"Kami meminta kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dan seluruh jajaran untuk segera melakukan evaluasi dan mencari tahu kejadian yang sesungguhnya yang ada di Sulawesi Selatan hari ini," kata Lalu kepada jurnalis, Selasa (16/6/2026).

1. Penyelewengan dana BOS terjadi di banyak daerah

Anggota DPR Minta Mendikdasmen Selidiki Ratusan Kepsek Mundur di Sulsel
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani meminta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mengevaluasi total proses rekruitmen dan kontrak penerima. (IDN Times/Amir Faisol).

Ketua DPW PKB NTB itu juga meminta adanya pendampingan kepada pihak sekolah dalam mengelola dana BOS. Sebab, kata dia, dugaan penyelewengan dana BOS juga terjadi di berbagai daerah.

"Ini tidak hanya terjadi di Sulawesi Selatan, tetapi juga di daerah-daerah lain terjadi, banyak terjadi penyelewengan dana BOS. Nah, ketika terjadi seperti ini maka artinya pembinaan, kemudian tata kelola, dan juklak-juknis penggunaan dana BOS tersebut harus kita evaluasi lagi," ujar dia.

Sementara itu, tentang dugaan pelanggaran hukum dalam pengelolaan dana BOS itu, Lalu mendorong penataan ulang sistem pengelolaan dana. Kendati demikian, DPR menyerahkan penanganannya kepada aparat penegak hukum jika ditemukan ada unsur pidana yang dilanggar.

"Ya, tentu kami mendorong agar hal ini ditata ulang kembali. Jika arahnya pidana, maka tentu kami serahkan kepada aparat penegak hukum untuk diproses lebih lanjut," kata dia.

2. Ratusan kepala sekolah mengundurkan diri usai temuan BPK soal dana BOS

Anggota DPR Minta Mendikdasmen Selidiki Ratusan Kepsek Mundur di Sulsel
Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Andi Iqbal Najamuddin, menghadiri rapat dengar pendapat membahas pengunduran diri sejumlah kepala SMA dan SMK bersama Komisi E DPRD Sulsel di Makassar, Jumat (12/6/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

Setidaknya ada 326 kepala SMA dan SMK di Sulawesi Selatan mengajukan pengunduran diri dalam beberapa waktu terakhir. Gelombang pengunduran diri ini terjadi di tengah sejumlah agenda pendidikan, termasuk pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel mengungkap pengunduran diri sejumlah kepala sekolah berkaitan dengan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Temuan tersebut menyangkut dugaan penerimaan cashback dalam pengadaan buku yang bersumber dari dana BOS.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Andi Iqbal Najamuddin, mengatakan, pemeriksaan BPK yang berlangsung sejak sekitar November lalu menemukan adanya kepala sekolah yang menerima cashback dari distributor buku. Temuan tersebut tercantum dalam laporan hasil pemeriksaan BPK.

"Berdasarkan hasil temuan itu terdapat ada beberapa teman-teman, sekitar 120-an pada saat pertama itu yang dianggap ada penerimaan hadiah. Kalau diistilahkan BPK itu cashback. Dengan nilai-nilai yang sudah tertera. 128 sekolah. Ini tahap satu," kata Iqbal dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi E DPRD Sulsel, Jumat (12/6/2026). 

3. BPK temukan ratusan sekolah terima cashback pengadaan buku

Anggota DPR Minta Mendikdasmen Selidiki Ratusan Kepsek Mundur di Sulsel
Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Andi Iqbal Najamuddin, menghadiri rapat dengar pendapat membahas pengunduran diri sejumlah kepala SMA dan SMK bersama Komisi E DPRD Sulsel di Makassar, Jumat (12/6/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

Menurut Iqbal, hasil temuan tersebut telah disampaikan kepada pimpinan. Temuan itu kemudian menjadi dasar bagi Disdik Sulsel, Inspektorat, dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk menindaklanjutinya.

Setelah tahap pertama, BPK kembali menemukan kasus serupa pada tahap kedua. Kali ini, sebanyak 198 kepala sekolah tercatat dalam temuan yang berkaitan dengan penerimaan cashback pengadaan buku. Dengan demikian, totalnya ada 326 orang.

"Ketika tahap pertama ini selesai, tahap kedua ada lagi 198 kepala sekolah. Kasusnya juga sama," kata dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari

Related Articles

See More