Comscore Tracker

16 Bacaan Dzikir Waktu Pagi, Sumber Pahala dan Kebaikan

Terdapat 16 bacaan zikir yang harus dijalankan

Jakarta, IDN Times - Dzikir merupakan salah satu cara bagaimana manusia mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta, dengan cara menyebut dan memuji Allah SWT. Dengan berdzikir niscaya kian banyak pahala dan kebaikan yang akan kita peroleh.

Melansir dari buku Koleksi Lengkap Zikir Pagi Petang karya Abdul Wahhab. Adapun amalan dzikir yang paling dianjurkan adalah zikir pada waktu pagi dan petang, karena kedua waktu tersebut memiliki keistimewaan tersendiri yang tepat digunakan untuk mengingat Allah SWT.

Dzikir pada waktu pagi dilakukan setelah salat subuh sampai terbit matahari atau sampai menjelang waktu duha. Sedangkan, dzikir waktu sore dilakukan setelah salat asar sampai terbenamnya matahari atau sampai menjelang isya.

Dzikir sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Ahzab ayat 41-42 Allah SWT secara terang-terangan mengingatkan manusia untuk mengamalkan dzikir pada waktu pagi dan perang.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا. وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلا

Artinya: "Hai orang-orang beriman, berdzikirlah dengan menyebut Allah SWT, zikir yang sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.' (QS. Al-Ahzab: 41-42).

Berikut adalah urutan bacaan dzikir pagi yang membuka rezeki kamu.

Baca Juga: Doa-Doa Penenang Hati agar Kamu Selalu Dilindungi Allah SWT

1. Dzikir pertama (Ayat Kursi)

16 Bacaan Dzikir Waktu Pagi, Sumber Pahala dan KebaikanIlustrasi berdoa (IDN Times/Fikriyah Nurshafa)

Dzikir pertama adalah membaca Ayat Kursi, berikut bacaannya:

ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ

Artinya: "Allah, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia Yang Hidup Kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar." (QS. Al-Baqarah: 255).

Adapun keutamaan membaca Ayat Kursi, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang membacanya (Ayat Kursi) pada pagi hari, maka ia dijaga dari (gangguan) jin hingga sore hari. Dan barang siapa yang membacanya pada sore hari maka ia dijaga dari (gangguan) jin hingga pagi hari." (HR. Hakim, dishahihkan oleh Al-Albani).

2. Dzikir kedua (surah Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas)

16 Bacaan Dzikir Waktu Pagi, Sumber Pahala dan KebaikanIlustrasi Berdoa (IDN Times/Sunariyah)
  • Membaca Surah Al-Ikhlas (tiga kali):

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ اللَّهُ الصَّمَدُ ﴿٢﴾ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾ وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ﴿٤

Artinya: "Katakanlah: Dialah Allah Yang Maha Esa.Allah adalah Ilah yang bergantung kepada-Nya segala urusan. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan.Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia. (QS. Al-Ikhlas [112]: 1-4).

  • Membaca Surah Al-Falaq (tiga kali):

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ﴿١﴾ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ ﴿٢﴾ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ﴿٣﴾ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِى الْعُقَدِ ﴿٤﴾ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ﴿٥

Artinya: "Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai Subuh. Dari kejahatan makhluk-Nya. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul. Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki." (QS. Al-Falaq [113]: 1-5).

  • Membaca Surah An-Naas (tiga kali)

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ﴿١﴾ مَلِكِ النَّاسِ ﴿٢﴾ إِلَـٰهِ النَّاسِ ﴿٣﴾ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ﴿٤﴾ الَّذِى يُوَسْوِسُ فِى صُدُورِ النَّاسِ ﴿٥﴾ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ﴿٦

Artinya: "Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi. Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia. Dari jin dan manusia. ((QS. Al-Falaq [114]: 1-6).

Adapun keutamaan dari ketiga surah tersebut, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa membaca tiga surah tersebut tiga kali setiap pagi dan sore hari, maka ia (tiga surah tersebut) cukup baginya dari segala sesuatu." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi). 

Baca Juga: Bacaan Niat, Zikir, dan Keutamaan Salat Sunah Qobliyah Subuh

3. Dzikir ketiga

16 Bacaan Dzikir Waktu Pagi, Sumber Pahala dan KebaikanIlustrasi Berdoa (IDN Times/Sunariyah)

Dzikir ketiga dilanjutkan dengan membaca doa sebagaimana berikut:

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَـٰذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَـٰذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْر

Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillaah, wal hamdulillaah, laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamd, wa huwa 'alaa kulli syai-in qodiir. Robbi as-aluka khoiro maa fii haadzal yaumi wa khoiro maa ba'dahu, wa a'uudzu bika min syarri maa fii haadzal yaumi wa syarri maa ba'dahu, robbi a'uudzu bika minal kasali wa suu-il kibar, robbi a'uudzu bika min 'adzaabin fin-naari wa 'adzaabin fil qobr.

Artinya: "Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Hai Tuhan, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Tuhan, aku berlindung kepadaMu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Tuhan, aku berlindung kepadaMu dari siksaan di Neraka dan kubur."

4. Dzikir keempat

16 Bacaan Dzikir Waktu Pagi, Sumber Pahala dan KebaikanIlustrasi berdoa (IDN Times/Sunariyah)

Dilanjutkan dengan membaca dzikir sebagaimana berikut:

اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Allaahumma bika ash-bahnaa, wa bika amsainaa, wa bika nahyaa, wa bika namuutu, wa ilaikan-nusyuur.

Artinya: "Ya Allah, dengan rahmat dan pertolonganMu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolonganMu kami memasuki waktu sore. Dengan rahmat dan pertolonganMu kami hidup dan dengan kehendakMu kami mati. Dan kepadaMu tempat kembali."

5. Dzikir kelima

16 Bacaan Dzikir Waktu Pagi, Sumber Pahala dan KebaikanIlustrasi berdoa (IDN Times/Sunariyah)

Dzikir kelima dilanjutkan dengan membaca doa sebagaimana berikut ini:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ، وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ لَكَ بِذَنْبِيْ، فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Allaahumma anta robbii, laa ilaaha illaa anta, kholaqtanii, wa anaa 'abduka, wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mas-tatho'tu, a'uudzu bika min syarri maa shona'tu, abuu-u laka bini'matika 'alayya, wa abuu-u laka bi-dzanbii, faghfir lii, fa-innahu laa yagh-firudz-dzunuuba illaa anta.

Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakan aku. Aku adalah hambaMu. Aku akan setia pada perjanjianku denganMu semampuku. Aku berlindung kepadaMu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmatMu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau."

Adapun keutamaan membaca dzikir tersebut, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda.

"Barang siapa yang membacanya dengan yakin ketika sore hari, lalu ia meninggal dunia pada malam itu, maka akan masuk surga. Demikian juga jika membacanya pada pagi hari." (HR. Bukhhari).

Baca Juga: 6 Bacaan Zikir yang Bisa Kamu Amalkan di Bulan Rajab

6. Dzikir keenam

16 Bacaan Dzikir Waktu Pagi, Sumber Pahala dan Kebaikanilustrasi berdoa (IDN Times/Sunariyah)

Dilanjutkan membaca dzikir berikut sebanyak tiga kali:

اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَدَنِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ سَمْعِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَصَرِيْ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ. اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Allaahumma 'aafinii fii badanii, allaahumma 'aafinii fii sam'ii, allaahumma 'aafinii fii bashorii, laa ilaaha illaa anta. Allaahumma innii a'uudzu bika minal kufri wal faqr, allaahumma innii a'uudzu bika min 'adzaabil qobr, laa ilaaha illaa anta.

Artinya: "Ya Allah, selamatkan tubuhku (dari penyakit dan yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkan pendengaranku (dari penyakit dan maksiat atau sesuatu yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkan penglihatanku, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari kekufuran dan kefakiran. Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari siksa kubur, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau." (HR. Abu Dawud, Ahmad, dan Nasa'i).

7. Dzikir ketujuh

16 Bacaan Dzikir Waktu Pagi, Sumber Pahala dan KebaikanIlustrasi Berdoa (IDN Times/Sunariyah)

Dilanjutkan membaca dzikir sebagaimana berikut:

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي، اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي، وَآمِنْ رَوْعَاتِي، اَللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِي، وَعَنْ يَمِينِي، وَعَنْ شِمَالِي، وَمِنْ فَوْقِي، وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي

Allaahumma innii as-alukal 'afwa wal 'aafiyata fid-dunyaa wal aakhiroh, allaahumma innii as-alukal 'afwa wal 'aafiyata fii dinii, wa dunyaaya, wa ahlii, wa maalii, allaahummas-tur 'aurootii, wa aamin rou'aatii, allaahummah-fazhnii min baini yadayya, wa min kholfii, wa 'an yamiinii, wa 'an syimaalii, wa min fauqii, wa a'uudzu bi'azhomatika an ugh-taala min tahtii.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon maaf (ampunan) dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon maaf (ampunan) dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aurat badan, cacat, aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaranMu, agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh ulat, tenggelam atau ditelan bumi dan lain-lain)." (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

8. Dzikir kedelapan

16 Bacaan Dzikir Waktu Pagi, Sumber Pahala dan KebaikanIlustrasi berdoa dan mengaji (IDN Times/Sunariyah)

Dilanjutkan membaca doa sebagaimana berikut:

اَللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ، فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا، أَوْ أَجُرَّهُ إِلَى مُسْلِمٍ

Allaahumma 'aalimal ghoibi wasy-syahaadati, faathiros-samaawaati wal ardh, robba kulli syai-in wa maliikahu, asyhadu al-laa ilaaha illaa anta, a'uudzu bika min syarri nafsii, wa min syarrisy-syaithooni wa syirkih, wa an aqtarifa 'alaa nafsii suu-an, au ajurrohu ilaa muslim.

Artinya: "Ya Allah, yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Tuhan pencipta langit dan bumi, Tuhan segala sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku, setan dan balatentaranya, dan aku (berlindung kepadaMu) dari berbuat kejelekan terhadap diriku atau mendorongnya kepada seorang muslim." (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud)

9. Dzikir kesembilan

16 Bacaan Dzikir Waktu Pagi, Sumber Pahala dan KebaikanIlustrasi Berdoa. (IDN Times/Aditya Pratama)

Dilanjutkan membaca dzikir sebagaimana berikut.

اللَّهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي اْلأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ، وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
 
Bismillaahil-ladzii laa yadhurru ma'as-mihi syai-un, fil ardhi wa laa fis-samaa', wa huwas-samii'ul 'aliim

Artinya: "Dengan nama Allah, yang tidak akan berbahaya dengan namaNya, segala sesuatu di bumi dan langit, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

Adapun keutamaan membaca dzikir tersebut adalah:

"Barang siapa yang membacanya sebanyak tiga kali ketika pagi dan sore hari, maka tidak ada sesuatu pun yang membahayakan dirinya." (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad).

10. Dzikir kesepuluh

16 Bacaan Dzikir Waktu Pagi, Sumber Pahala dan KebaikanIlustrasi Berdoa. (IDN Times/Aditya Pratama)

Dilanjutkan membaca doa sebagaimana berikut:

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، أَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ، وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ
 
Yaa hayyu yaa qoyyuum, birohmatika astaghiits, ashlih lii sya'nii kullah, wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata 'ain.

Artinya: "Wahai Tuhan Yang Maha Hidup, wahai Tuhan Yang Berdiri Sendiri (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku, dan jangan Kau serahkan kepadaku meskipun sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dariMu)." (HR. Hakim).

11. Dzikir kesebelas

16 Bacaan Dzikir Waktu Pagi, Sumber Pahala dan KebaikanIlustrasi berdoa (IDN Times/Sukma Shakti)

Dilanjutkan membaca doa sebagaimana berikut.

أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ، وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

Ash-bahnaa 'alaa fithrotil islaam, wa 'alaa kalimatil ikhlaash, wa 'alaa diini nabiyyinaa muhammadin shollallaahu 'alaihi wa sallam, wa 'alaa millati abiinaa ibroohiim, haniifan musliman wa maa kaana minal musyrikiin.

Artinya: "Di waktu pagi kami berada di atas fitrah Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kami Muhammad, dan agama ayah kami Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik." (HR. Ahmad)

12. Dzikir kedua belas

16 Bacaan Dzikir Waktu Pagi, Sumber Pahala dan KebaikanIlustrasi berdoa (IDN Times/Sukma Shakti)

Dilanjutkan membaca dzikir ini sebanyak 100 kali:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ 
 
Subhaanallaahi wa bihamdih
 
Artinya: "Maha Suci Allah, aku memuji-Nya.

Adapun keutamaan membaca zikir tersebut, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda.

"Barang siapa membacanya sebanyak 100 kali pada pagi dan sore hari, maka tidak ada seorang pun yang datang pada Hari Kiamat membawa amalan melebihi sesuatu yang ia bawa kecuali seorang yang membaca seperti itu atau melebihinya." (HR. Muslim).

13. Dzikir ketiga belas

16 Bacaan Dzikir Waktu Pagi, Sumber Pahala dan KebaikanIlustrasi berdoa (IDN Times/Mardya Shakti)

Dilanjutkan dengan membaca dzikir sebagaimana berikut:

اَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamd, wa huwa 'alaa kulli syai-in qodiir.

Artinya: "Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Adapun keutamaan membaca dzikir tersebut, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa membacanya pada pagi hari sebayak sepuluh kali, maka Allah akan mencatatnya untuknya 10 kebaikan, menghapus 10 kesalahan, sama seperti memerdekakan 10 orang budak, dan Allah akan melindunginya dari setan. Demikian pula orang yang membacanya pada sore hari," (HR. Nasa'i)

14. Dzikir keempat belas

16 Bacaan Dzikir Waktu Pagi, Sumber Pahala dan KebaikanIlustrasi berdoa (Freepik.com/rawpixel.com)

Dilanjutkan membaca dzikir sebagaimana berikut. 

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ، وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ

Subhaanallaahi wa bihamdihi 'adada kholqih, wa ridhoo nafsih, wa zinata 'arsyih, wa midaada kalimaatih.
 
Artinya: "Maha Suci Allah, aku memuji-Nya sebanyak makhluk-Nya, sesuai keridhaan-Nya, seberat timbangan arasy-Nya dan sebanyak tinta (yang menulis) kalimat-Nya."

15. Dzikir kelima belas

16 Bacaan Dzikir Waktu Pagi, Sumber Pahala dan KebaikanPexels.com/Ali Arapoğlu

Dilanjutkan membaca dzikir sebagaimana berikut:

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
 
Allaahumma innii as-aluka 'ilman naafi'an, wa rizqon thoyyiban, wa 'amalan mutaqobbalan.
 
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal dan amal yang diterima." (HR. Ibnu As-Sunni)

16. Dzikir keenam belas

16 Bacaan Dzikir Waktu Pagi, Sumber Pahala dan KebaikanIlustrasi keisalaman (IDN Times/Umi Kalsum

Terakhir membaca istigfar sebanyak 100 kali.

أَسْتَغْفِرُ الله وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullaaha waatuubu ilaiih

Artinya: "Aku meminta ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya"

Baca Juga: Doa untuk Ibu Hamil, Termasuk Doa Syukuran Tujuh Bulan

Topic:

  • Rochmanudin
  • Septi Riyani

Berita Terkini Lainnya