Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa Itu Pesawat ATR? Simak Penjelasan dan Spesifikasinya di Sini

pesawat ATR
Wings Air mengoperasikan pesawat ATR untuk melayani rute Semarang-Bandung PP. (IDN Times/Dok Humas Bandara Ahmad Yani Semarang)
Intinya sih...
  • Pesawat ATR dioperasikan oleh maskapai Indonesia Air Transport (IAT) sejak 1968, diproduksi oleh Airbus dan Leonardo, fokus pada penerbangan jarak pendek, dan telah digunakan di lebih dari 100 negara.
  • Pesawat ATR memiliki dua seri utama: ATR 42 dengan kapasitas 40-52 penumpang, ideal untuk rute dengan permintaan penumpang yang lebih sedikit; dan ATR 72 dengan kapasitas 72-78 penumpang, varian terbaru menggunakan teknologi kokpit digital yang lebih canggih.
  • Beberapa insiden melibatkan pesawat ATR termasuk kecelakaan di Tanzania (2022), Brasil (2024), dan Indonesia (2026), meskipun pesawat ini dikenal
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Dalam dunia penerbangan, pesawat ATR sudah cukup dikenal, terutama bagi penumpang yang sering bepergian ke kota kecil atau wilayah terpencil. Pesawat ini dirancang untuk memberikan pengalaman terbang yang nyaman dengan penggunaan material berkualitas serta berbagai fitur pendukung.

ATR juga kerap disebut sebagai pesawat baling-baling karena menggunakan mesin turboprop, yang baling-balingnya terlihat jelas di bagian sayap. Lalu, apa sebenarnya pesawat ATR dan seperti apa spesifikasi yang dimilikinya?

1. Apa itu pesawat ATR?

Ilustrasi kokpit pesawat ATR 42-500.
Ilustrasi kokpit pesawat ATR 42-500. (Wikimedia Commons/Bernard Gagnon)

Pesawat ATR dioperasikan oleh maskapai Indonesia Air Transport (IAT) yang bergerak di bidang jasa penerbangan dan telah beroperasi sejak 1968. Istilah ATR sendiri merupakan singkatan dari Avions de Transport Régional (Prancis) atau Aerei da Trasporto Regionale (Italia).

Pesawat ini diproduksi oleh dua perusahaan dirgantara besar Eropa, yakni Airbus dari Prancis dan Leonardo dari Italia, yang berfokus pada pengembangan pesawat regional bermesin turboprop.

Pesawat ATR fokus pada penerbangan jarak pendek, dengan efisiensi bahan bakar tinggi yang cocok untuk rute-rute domestik atau antar kota kecil. Tak hanya itu, perusahaan milik ATR ini memiliki visi untuk memproduksi pesawat dengan mengedepankan inovasi, keselamatan dan keberlanjutan.

ATR telah digunakan di lebih dari 100 negara oleh sekitar 200 maskapai, meliputi kawasan Eropa, Afrika, Amerika Latin hingga Asia. Di Indonesia sendiri, penggunaan pesawat ATR ideal untuk rute-rute pendek, bandara kecil dan wilayah yang membutuhkan pesawat turboprop yang efisien. 

2. Seri utama ATR

Ilustrasi pesawat ATR 72-500 (unsplash.com/bornil)
Ilustrasi pesawat ATR 72-500 (unsplash.com/bornil)

Pesawat ATR memiliki dua seri utama yang paling banyak digunakan, yaitu ATR 42 dan ATR 72. Berikut ini spesifikasi dari masing-masing seri tersebut:

  1. ATR 42

Angka “42” merujuk pada kapasitas kursi standarnya yang berkisar antara 40 hingga 52 penumpang. Pesawat ini lebih pendek dan sangat ideal untuk rute dengan permintaan penumpang yang lebih sedikit, namun membutuhkan performa tinggi di bandara ekstrem.

  1. ATR 72

ATR 72 merupakan varian yang lebih panjang dibandingkan ATR 42, dengan kapasitas penumpang sekitar 72 hingga 78 orang. Seri ATR 72-600 menjadi versi terbaru yang paling banyak dioperasikan oleh maskapai saat ini, berkat penggunaan teknologi kokpit digital yang lebih canggih dan modern.


3. Beberapa insiden yang melibatkan pesawat ATR

Ilustrasi pesawat ATR 72-500 (unsplash.com/bornil)
Ilustrasi pesawat ATR 72-500 (unsplash.com/bornil)

Meski pesawat ATR dikenal memiliki standar keselamatan yang baik, sejumlah insiden dan kecelakaan pernah tercatat terjadi, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  • ATR 42-500 Precision Air di Tanzania (2022)

Pesawat ATR 42-500 milik maskapai Precision Air dilaporkan jatuh ke Danau Victoria, tidak jauh dari Bandara Bukoba, akibat kondisi cuaca buruk. Insiden ini menyebabkan 19 dari 43 penumpang dan awak pesawat meninggal dunia.

  • ATR 72-500 di Brasil (2024)

Pesawat ATR 72-500 dilaporkan mengalami kehilangan kendali hingga berujung pada kecelakaan di wilayah sekitar São Paulo, Brasil, pada 9 Agustus 2024. Peristiwa tersebut menewaskan 62 orang yang berada di dalam pesawat.

  • ATR 42 Indonesia Air Transport di Indonesia (2026)

Pesawat ATR 42 milik Indonesia Air Transport (IAT) dikabarkan hilang kontak di wilayah Maros, Sulawesi Selatan. Pesawat tersebut diketahui tengah melakukan misi patroli wilayah saat dilaporkan hilang dari radar saat mendekati Bandara Sultan Hasanuddin. Saat ini, terdapat satu korban ditemukan di bawah tebing Puncak Gunung Bulusaraung. 

Demikian informasi seputar pesawat ATR dan spesifikasinya, yang banyak digunakan untuk penerbangan jarak pendek dan regional. Semoga bermanfaat!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More

Istana Sampaikan Duka atas Tragedi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

19 Jan 2026, 19:05 WIBNews