Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Azerbaijan Sebut Berhasil Gagalkan Aksi Teroris dari Iran

Azerbaijan Sebut Berhasil Gagalkan Aksi Teroris dari Iran
Bendera Azerbaijan. (unsplash.com/heekmatt)
Intinya Sih
  • Badan Keamanan Azerbaijan menggagalkan rencana serangan teroris yang diduga dilakukan jaringan IRGC Iran, menargetkan pipa minyak BTC dan sinagog, serta menangkap 10 warga terkait.
  • Pemerintah Azerbaijan mengevakuasi diplomatnya dari Iran dan memperketat keamanan nasional setelah tuduhan serangan drone yang disebut sebagai aksi teror oleh Presiden Ilham Aliyev.
  • Azerbaijan memobilisasi pasukan di perbatasan Iran dengan sistem pertahanan udara, di tengah hubungan kedua negara yang terus tegang akibat insiden dan tuduhan teror sebelumnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Badan Keamanan Azerbaijan (DTX), pada Sabtu (7/3/2026), mengungkapkan keberhasilan menggagalkan serangan teroris dari jaringan Korps Garda Revolusioner Iran (IRGC). Serangan tersebut diduga menyasar pipa minyak Baku-Tbilisi-Ceyhan (BTC) dan sinagog. 

Dilansir OC Media, DTX melaporkan penangkapan 10 warga Iran dan Azerbaijan setelah menyelundupkan alat peledak. Salah seorang individu asal Iran diketahui sudah menerima instruksi dari IRGC. 

Hubungan Iran dan Azerbaijan ikut menegang di tengah serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran. Sebab, Azerbaijan menuding Iran meluncurkan serangan drone ke Bandara Internasional Nakhchivan. 

1. Azerbaijan tarik diplomat dari Iran

Menteri Luar Negeri (Menlu) Azerbaijan, Jeyhun Bayramov memutuskan untuk mengevakuasi staf diplomatik di Iran. Selain itu, ia memastikan kebijakan keamanan terus ditingkatkan di negara Kaukasus Selatan tersebut. 

“Instruksi-instruksi ini sudah diterapkan pemerintah menyusul perkembangan situasi saat ini, kami tidak bisa membiarkan warga kami berada dalam risiko dan bahaya di Iran,” tuturnya. 

Sebelumnya, Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev menyebut, serangan drone yang diduga dari Iran adalah serangan teroris. Namun, Iran membantah telah melancarkan serangan drone tersebut. 

2. Azerbaijan mempersiapkan pasukannya di perbatasan

Menyusul serangan drone di Nakhchivan yang melukai empat orang, Azerbaijan sudah mempersiapkan pasukan siap tempur dan mulai memobilisasi komponen cadangan. Langkah ini sesuai instruksi mobilisasi nomor 1 dari Aliyev. 

Dilansir United24, dalam sepekan terakhir, Azerbaijan sudah menempatkan militer dan pasukan keamanan di perbatasan Iran. Selain itu, sejumlah unit senjata anti-drone dan sistem pertahanan udara lainnya sudah ditempatkan di perbatasan Iran. 

3. Hubungan Iran dan Azerbaijan tidak akur

Hubungan Azerbaijan dan Iran selama ini tidak akur dan tuduhan ini semacam ini bukan yang pertama kali disampaikan Azerbaijan. Sebelumnya, Baku kerap menuding Teheran terlibat dalam rencana terorisme di negaranya atau menyasar warganya. 

Pada 2023, Kantor Kedutaan Besar Azerbaijan di Iran sudah diserang oleh orang tak dikenal. Insiden itu mengakibatkan kepala keamanan tewas dan dua orang lainnya terluka. Baku menuding Teheran sengaja tidak menjaga kantor perwakilannya. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Latest in News

See More