Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tragis, Seorang Pria Tewas Usai Terjun dari Lantai Atas PIM 2

Tragis, Seorang Pria Tewas Usai Terjun dari Lantai Atas PIM 2
Seorang pria tewas usai terjun dari lantai atas Pondok Indah Mall 2 Jakarta Selatan. (IDN Times/Adiba).
Intinya Sih
Gini Kak
  • Seorang pria tewas setelah melompat dari lantai atas Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan, pada Minggu siang, dan peristiwa itu sempat terekam oleh pengunjung.

  • Pihak kepolisian dan keamanan mal segera menutup area kejadian, sementara korban dibawa ke RS Fatmawati dan dinyatakan meninggal dunia.

  • Kemenkes mengimbau masyarakat yang mengalami gangguan mental untuk mencari bantuan profesional di fasilitas kesehatan jiwa. Dapat juga menghubungi komunitas pendukung seperti LSM Jangan Bunuh Diri.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pengunjung pusat perbelanjaan Pondok Indah Mall (PIM) 2, di Jakarta Selatan, digegerkan oleh aksi seorang pria yang diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai atas mal pada Minggu (8/3/2026).

Kejadian tragis ini berlangsung di tengah keramaian mal dan sempat terekam oleh kamera ponsel salah seorang pengunjung.

Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Kukuh Islami membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, insiden ini terjadi sekitar pukul 13.03 WIB. Korban merupakan seorang laki-laki.

"Memang benar ada kejadian itu," kata Kukuh kepada wartawan saat dikonfirmasi.

Kukuh mengatakan, pihaknya segera bergerak cepat untuk meninjau tempat kejadian perkara (TKP). Adapun petugas keamanan mal segera bergerak cepat menutup area TKP. Sementara dalam video yang beredar, pengunjung mal sempat memberikan pertolongan tanggap darurat dengan CPR (cardiopulmonary resuscitation).

"Kita lagi cek (ke TKP)," ujar dia.

Kukuh mengatakan, saat ini korban telah dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Fatmawati, dan sudah dinyatakan meninggal dunia.

"Ya udah di rumah sakit, korbannya sudah dinyatakan meninggal dunia. (Dibawa ke) RS Fatmawati. Ya sudah dipastikan sama rumah sakit," kata Kukuh.


Depresi bukanlah persoalan sepele. Bila kamu merasakan tendensi untuk melakukan bunuh diri, atau melihat teman atau kerabat yang memperlihatkan tendensi tersebut, amat disarankan untuk menghubungi dan berdiskusi dengan pihak terkait, seperti psikolog, psikiater, maupun klinik kesehatan jiwa.

Saat ini, tidak ada layanan hotline atau sambungan telepon khusus untuk pencegahan bunuh diri di Indonesia. Kementerian Kesehatan Indonesia pernah meluncurkan hotline pencegahan bunuh diri pada 2010. Namun, hotline itu ditutup pada 2014 karena rendahnya jumlah penelepon dari tahun ke tahun, serta minimnya penelepon yang benar-benar melakukan konsultasi kesehatan jiwa. Walau begitu, Kemenkes menyarankan warga yang membutuhkan bantuan terkait masalah kejiwaan untuk langsung menghubungi profesional kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat. Kementerian Kesehatan RI juga telah menyiagakan lima RS Jiwa rujukan yang telah dilengkapi dengan layanan telepon konseling kesehatan jiwa:

RSJ Amino Gondohutomo Semarang (024) 6722565

RSJ Marzoeki Mahdi Bogor (0251) 8324024, 8324025

RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta (021) 5682841

RSJ Prof Dr Soerojo Magelang (0293) 363601

RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang (0341) 423444.

Selain itu, terdapat pula beberapa komunitas di Indonesia yang secara swadaya menyediakan layanan konseling sebaya dan support group online yang dapat menjadi alternatif bantuan pencegahan bunuh diri, dan memperoleh jejaring komunitas yang dapat membantu untuk gangguan kejiwaan tertentu. Kamu juga bisa menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri, lembaga swadaya masyarakat yang didirikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan jiwa.

Tujuan dibentuknya komunitas ini adalah untuk mengubah perspektif masyarakat terhadap mental illness dan meluruskan mitos serta agar masyarakat paham bunuh diri sangat terkait dengan gangguan atau penyakit jiwa. Kalian dapat menghubungi komunitas ini melalui nomor telepon 021-06969293 atau melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More