BGN Soal Survei Kepuasan MBG: Bantu Kami Terus Perbaiki Kekurangan

- BGN meminta dukungan publik untuk terus berbenah program MBG
- BGN bersyukur program MBG dirasakan manfaatnya oleh masyarakat
- Survei Indikator menunjukkan 72,8% warga puas dengan program MBG
Jakarta, IDN Times – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung menanggapi soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mendapat respons positif dari masyarakat.
Adapun, Survei Indikator Politik Indonesia menyebut tingkat kepuasan publik terhadap MBG cukup tinggi.
1. BGN minta dukungan publik untuk terus berbenah

Meski tingkat kepuasan terbilang tinggi, Lodewyk menekankan, BGN tetap membuka diri terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Ia berharap seluruh elemen publik ikut terlibat dalam mengawasi dan menyempurnakan program MBG di lapangan.
Menurutnya, partisipasi publik menjadi kunci agar program MBG tidak hanya berjalan, tetapi juga semakin tepat sasaran dan berkualitas.
“Kami mohon bantuan masyarakat agar kami terus melakukan perbaikan, serta bantu kami dalam bentuk pengawasan program di lapangan,” ujar dia dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026).
2. BGN bersyukur program MBG dirasakan manfaatnya

Lodewyk juga mengaku bersyukur apabila masyarakat benar-benar merasakan dampak positif dari program MBG.
Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan bagian dari keberhasilan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan kebijakan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Tentu ini adalah kesuksesan Presiden Prabowo Subianto, kami ini hanya menjalankan perintah dari Presiden. Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh anak-anak kami di sekolah,” jelasnya
3. Survei Indikator: 72,8 persen warga puas dengan MBG

Sebelumnya, hasil Survei Indikator yang dirilis oleh Peneliti Utama, Burhanuddin Muhtadi, menunjukkan adanya tren positif dalam penerimaan masyarakat terhadap program MBG.
Dalam survei tersebut, sebanyak 12,2 persen responden mengaku sangat puas dan 60,6 persen menyatakan cukup puas terhadap pelaksanaan program. Dengan demikian, total warga yang merasa puas mencapai 72,8 persen.
“Jadi memang yang sangat puas 12,2 persen dan cukup puas 60,6 persen,” ujar Burhanuddin Muhtadi dalam konferensi pers daring, Minggu (8/2/2026).


















