"Yang belum mendaftar, saya mau ultimatum. Hati-hati, ternyata yang mendaftar dari 20 ribu ini baru 7 ribuan (SPPG)," katanya.
BGN Tegaskan Dapur MBG Tanpa SLHS Bisa Kena Suspend

- Wakil Kepala BGN menegaskan pentingnya SLHS dalam keamanan pangan.
- Hampir 11 ribu dapur belum mendaftar SLHS, BGN akan suspend yang tidak terdaftar.
- SAT 2026 by IDN Times menghadirkan forum diskusi dan penghargaan untuk tokoh inspiratif.
Jakarta, IDN Times - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menunjukkan sikap tegasnya terhadap penerapan SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi), karena menyangkut langsung aspek keamanan pangan.
SLHS berkaitan dengan petunjuk teknis bangunan fisik, tata kelola dapur, serta standar proses memasak yang aman dan higienis. Nanik S Deyang menyebut, sudah ada hampir 5 ribu SPPG yang memiliki SLHS.
Nanik menyebut, masih terdapat sekitar 11 ribu lebih dapur yang belum mengajukan pendaftaran. Ia menegaskan, BGN tidak akan main-main dalam penerapan SLHS. Jika sebuah dapur belum terdaftar, maka dinas kesehatan (Dinkes) tidak dapat memproses pengawasannya.
"Segera mendaftar. Kalau ketahuan dapur berjalan lama tapi gak terdaftar, kami akan suspend. Silakan Anda pergi ke dinkes untuk daftar SLHS untuk diproses," kata Nanik di acara Semangat Awal Tahun 2026 by IDN Times yang digelar di IDN HQ, Rabu (14/1/2026).
IDN Times kembali menggelar Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan. Acara ini digelar di IDN HQ, Jakarta Selatan, pada 14-15 Januari 2026.
SAT 2026 by IDN Times menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, dan tokoh-tokoh inspiratif. Dengan tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas, SAT 2026 dirancang buat menjangkau Milenial dan Gen Z sekaligus menjadi wadah membahas isu-isu berkembang saat ini.
SAT 2026 juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh inspiratif melalui penghargaan "Inspiring Newsmaker of The Year 2026".















