Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

CEK FAKTA: Angkatan Muda NU yang Laporkan Pandji Bagian dari NU?

cover image.jpg
Instagram.com/pandji.pragiwaksono
Intinya sih...
  • PBNU tegaskan tak ada perkumpulan bernama Angkatan Muda NU
  • Soroti pelaporan Pandji ke Polda Metro Jaya
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghasutan dan penistaan agama terkait materi standup comedy-nya bertajuk ‘Mens Rea’ yang disiarkan di salah satu platform OTT.

Laporan tersebut dilayangkan oleh Rizki Abdul Rahman Wahid yang mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 8 Januari 2026.

Pelapor yang mengatasnamakan Angkatan Muda NU dan Aliansi Muda Muhammadiyah tersebut ramai diperbincangkan di media sosial. Warganet meragukan organisasi tersebut bagian dari NU dan Muhammadiyah. Lantas bagaimana faktanya? Berikut penjelasannya!

1. PBNU tegaskan tak ada perkumpulan bernama Angkatan Muda NU

Pandji Pragiwaksono (dok. Netflix/Mens Rea)
Pandji Pragiwaksono (dok. Netflix/Mens Rea)

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ulil Abshar Abdalla, mengatakan, aliansi yang mengatasnamakan Angkatan Muda NU yang melaporkan Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya bukan bagian dari PBNU. Dia menegaskan, tidak ada lembaga, badan otonom NU, maupun perkumpulan NU yang bernama Angkatan Muda NU.

“Kalau representasi PBNU jelas tidak,” kata Ulil dilansir dari NU Online, Jumat (9/1/2025).

Menurut dia, sejak dulu banyak kelompok atau individu yang melakukan berbagai aktivitas dengan mengatasnamakan NU. Hal tersebut, kata Gus Ulil, tidak terlepas dari karakter NU sebagai organisasi besar yang bersifat terbuka.

“Tetapi sejak dulu kan banyak orang bikin ini itu atas nama NU. Karena NU itu sifatnya terbuka, ya, memang siapa saja bisa bikin lembaga atas nama NU,” kata dia.

2. Soroti pelaporan Pandji ke Polda Metro Jaya

Pandji Pragiwaksono (dok. Netflix/Mens Rea)
Pandji Pragiwaksono (dok. Netflix/Mens Rea)

Ulil menambahkan, sejumlah gerakan yang muncul atas nama NU kerap bersifat spontan dan temporer. Bahkan, sebagian hanya bertahan dalam hitungan jam.

"Ada yang mau demo untuk isu tertentu, bikin gerakan atas nama NU. Umurnya mungkin hanya beberapa jam saja, karena setelah jamnya lewat, gerakan itu ya ndak ada lagi. Itulah uniknya NU,” kata dia.

Ulil menyoroti pentingnya ruang humor di tengah kehidupan masyarakat. Dia menyayangkan apabila seorang komika yang bertugas menghibur publik justru harus berhadapan dengan proses hukum.

"Kita butuh banyak ketawa di negeri ini. Kasihan kalau komedian yang bikin banyak orang tertawa harus dilaporkan ke aparat hukum. Humor adalah kunci,” kata dia.

3. Polda Metro Jaya diminta proses pelaporan terhadap Pandji

ilustrasi Polda Metro Jaya. (IDN Times/Amir Faisol)
ilustrasi Polda Metro Jaya. (IDN Times/Amir Faisol)

Pelapor bernama Rizky itu menilai, materi Pandji soal imbalan politik dalam acara standup comedy tersebut berpotensi memecah belah dan menimbulkan keresahan, khususnya di kalangan anak muda NU dan Muhammadiyah.

"Tentu ini kan sangat mencederai untuk saya dan khususnya teman-teman, anak-anak muda NU dan Muhammadiyah," kata dia.

Dalam laporan ini, pihak pelapor turut menyertakan barang bukti berupa rekaman berisi materi standup comedy yang disampaikan Pandji. Rizki berharap, Polda Metro Jaya segera menindaklanjuti laporan ini. Termasuk, memanggil Pandji selaku terlapor untuk dimintai keterangan.

"Besar harapan kami apa yang menjadi laporan dari temuan-temuan kita atas nama pencemaran nama baik dan terus merendahkan institusi apa organisasi Islam terbesar di Indonesia segera mungkin untuk ditindaklanjuti kalau bisa secepatnya untuk dipanggil untuk diklasifikasi," kata dia.

Dengan demikian, berdasarkan keterangan PBNU, maka Angkatan Muda NU bukan bagian dari entitas organisasi tersebut karena tidak ada badan otonom dengan nama itu.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
Fahreza Murnanda
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More

Demo soal Ekonomi Meluas, Iran Padamkan Jaringan Internet

09 Jan 2026, 23:10 WIBNews