CEK FAKTA: Benarkah Kezia Syifa Pernah Ungkap Alasan Gabung Tentara AS?

- Kezia Syifa bersama keluarga sudah tinggal di AS sejak 2023
- Ibu Kezia sebut video putrinya yang mengungkap alasan pilih jadi tentara AS adalah hoaks
- Kezia bekerja di militer AS di bagian administrasi, dan belum pernah terjun ke medan perang
Jakarta, IDN Times - Sebuah video tentang pernyataan Warga Negara Indonesia (WNI), Kezia Syifa, soal alasannya bersedia bergabung menjadi Army National Guard viral di media sosial. Video tersebut viral usai muncul video Kezia di bandara saat hendak berangkat bertugas menjadi perbincangan luas di media sosial.
Video keberangkatan Kezia di bandara diunggah sang ibunda, Safitri, di akun media sosialnya pada 17 Januari 2026. Sosok Kezia menjadi perbincangan karena ia perempuan Indonesia yang mengenakan jilbab berwarna hitam, berseragam tentara Amerika Serikat.
Dalam video yang menggambarkan alasan perempuan berusia 20 tahun itu bersedia bergabung militer AS, Kezia menyebut, menjadi TNI harus mengeluarkan uang hingga ratusan juta rupiah.
"Jadi, alasan aku kenapa mau jadi tentara Amerika, yang pertama adalah jadi tentara di Indonesia itu sulit, guys. Harus keluarkan duit ratusan juta," ujar Kezia, seperti terekam sedang menunggu penerbangan di bandara.
Alasan kedua, ia tergiur gajinya yang tinggi bekerja di AS. Dia juga menyebut rela hilang kewarganegaraannya untuk sementara waktu, dan bisa kapan saja kembali menjadi WNI.
"Selain itu, kalian juga tahu di sana penghasilannya lebih besar dan jenjang karier yang lebih, pasti ya. Alasan ketiga, aku suka tantangan, belajar, melakukan hal-hal baru gak bisa aku lakuin," imbuhnya.
Namun, bila dilihat sejenak video pernyataan Kezia itu seperti menggunakan teknologi kecerdasan atau AI. Warganet juga bertanya-tannya soal keaslian video tersebut, karena sebagian menyebut itu adalah video AI. Apakah benar Kezia pernah membuat pernyataan demikian? Berikut cek faktanya.
1. Kezia Syifa sudah berada di AS sejak 2023

IDN Times sempat menghubungi Ibu Kezia, Safitri. Ia menjelaskan dirinya bersama keluarga sudah tinggal di Negeri Paman Sam sejak pertengahan 2023. Kezia menempuh pendidikan tingkat SMA di AS, kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas.
Safitri mengatakan meski Kezia bergabung menjadi tentara di AS, tetapi ia tidak ditugaskan di garda depan medan pertempuran. Kezia ditugaskan di bagian administratif. Putrinya itu memilih bergabung militer Negeri Paman Sam lantaran ingin mengembangkan kepemimpinan dan kedisiplinan.
"Ketertarikan Kezia Syifa berawal dari keinginannya untuk mengembangkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta pengalaman kepemimpinan," ujar Safitri, Minggu, 25 Januari 2026.
Ia menyebut keputusan bergabung ke militer AS juga didorong kesempatan belajar dan berkembang secara profesional. "Selain itu, Syifa ingin menambah wawasan dan pengalaman hidup. Keputusan ini merupakan pilihan pribadi yang telah dipertimbangkan dengan matang," tutur Safitri.
Penjelasan Safitri itu bertolak belakang dengan video yang menggambarkan alasan Kezia ingin berkarier di militer Negeri Paman Sam.
2. Ibu Kezia sebut video putrinya hoaks

Sementara, ketika ditanyakan apakah Kezia pernah direkam dan memberikan pernyataan tersebut, Safitri membantahnya. Ia menepis perempuan dalam video tersebut adalah putrinya.
"Itu sama sekali bukan pernyataan dari anak saya. Dan saya sebagai orang tua tidak pernah membenarkan video tersebut yang beredar di media sosial. Kalau dilihat dari video itu, gambarnya terlihat jelas bukan gambar asli anak saya," kata Safitri.
IDN Times juga menggunakan perangkat lunak untuk mendeteksi, apakah video tersebut buatan AI atau tidak. Hasilnya, temuan analisa video tersebut menunjukkan hasil 'fake' atau palsu.
3. Video soal penjelasan Kezia Safitri masuk militer AS adalah hoaks

Safitri juga mengatakan putrinya akan mengikuti ketentuan yang berlaku di Negeri Paman Sam dan Indonesia. Termasuk harus melepas status WNI bila ingin bergabung menjadi tentara AS.
"Syifa sendiri tidak ada masalah karena memang mengikuti aturan hukum yang berlaku karena hukum yang diikuti itu sesuai aturan hukum di Indonesia maupun di AS," ujar Safitri.
Dengan adanya penjelasan dari ibu Kezia Syifa dan analisis perangkat AI, video berdurasi 32 detik yang menjelaskan alasan Kezia bergabung militer AS adalah hoaks. Jangan mudah percaya atau menyebar info yang belum pasti kebenarannya ya guys!

















