Cek Fakta: Prabowo Hadiri Upacara Penurunan Presiden di Istana Merdeka

- Narasi di media sosial menyebut Prabowo Subianto menghadiri upacara pemberhentian dirinya di Istana Merdeka.
- tvOne menyatakan cuplikan yang beredar telah diubah tanpa izin oleh pihak tak bertanggung jawab.
- Tayangan asli memperlihatkan Prabowo memberi hormat saat Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, bukan upacara pemberhentian presiden.
Jakarta, IDN Times - Warganet di jejaring media sosial dihebohkan dengan munculnya narasi yang menyebut Presiden RI, Prabowo Subianto, menghadiri upacara pemberhentian dirinya sebagai kepala negara di Istana Merdeka, Jakarta.
Berdasarkan narasi yang beredar, upacara pemberhentian Presiden Prabowo itu ditayangkan oleh televisi nasional, tvOne dalam program Kabar Khusus.
"Upacara Penurunan Prabowo Subianto," demikian dalam narasi yang tertulis pada sebuah cuplikan gambar. Terlihat pula sosok Prabowo sedang menampilkan gestur hormat.
1. Tayangan diubah tanpa izin

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). (YouTube/IDN Times) Dalam keterangan resmi yang dirilis, pihak redaksi tvOne menegaskan, tayangan tersebut diubah oleh pihak tak bertanggung jawab tanpa izin. Di mana ada pihak tertentu yang sengaja mengedit tayangan tersebut dan menyebarkan di media sosial.
"Tayangan tvOne telah diubah tanpa izin. Kami mendapati adanya gambar yang beredar di media sosial dengan teks yang telah diubah dari tayangan resmi tvOne," tulis keterangan tersebut.
2. Tayangan asli berita soal penurunan bendera merah putih

Narasi hoaks yang beredar di media sosial (Instagram/tvOne) Pihak redaksi juga menjelaskan, berita asli yang ditayangkan sebenarnya terkait dengan momen Prabowo hormat saat Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka pada Senin (17/8/2026) lalu.
"Perubahan teks yang terjadi: Upacara Penurunan Bendera Merah Putih menjadi Upacara Penurunan Prabowo Subianto," jelas pihak redaksi.
3. Berpotensi menyesatkan publik

Ilustrasi hoaks (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa) Pihak redaksi tvOne menegaskan, perubahan tersebut dilakukan tanpa izin dan mengubah informasi yang ditayangkan. Sehingga berpotensi menyesatkan publik serta merugikan kredibilitas sebagai lembaga penyiaran.
"Kami tidak pernah memberikan izin atas perubahan maupun penyebaran tayangan atau gambar tersebut. Kami meminta pihak-pihak yang telah menyebarkan gambar tersebut untuk segera menghentikan penyebaran dan menghapusnya," imbuh keterangan tersebut.
Dengan demikian, kabar Prabowo hadiri upacara pengunduran dirinya sebagai presiden adalah berita hoaks.


















