CEK FAKTA: Zebra Cross PacMan di Pancoran Sudah Dihapus Bina Marga?

- Video viral yang menyebut zebra cross bergambar PacMan di Pancoran telah dihapus terbukti hoaks, karena marka unik itu masih terlihat jelas di lokasi.
- Dinas Bina Marga DKI Jakarta menegaskan tidak menghapus zebra cross tersebut, hanya mengingatkan soal aturan dan standarisasi marka jalan.
- Pemprov DKI menghargai kreativitas warga dan membiarkan zebra cross PacMan tetap ada sementara, meski nantinya akan disesuaikan dengan standar keselamatan.
Jakarta, IDN Times – Sebuah video di media sosial menarasikan zebracross bergambar PacMan di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, yang sempat viral telah dihapus Dinas Bina Marga DKI Jakarta.
Narasi tersebut beredar setelah akun Instagram @kabar.tebet mengunggah informasi telah dilakukan penataan ulang marka jalan di kawasan Tebet.
“Tata ulang Marka Zebra Cross di Kawasan Tebet malam Senin (30/3/2026) pukul 22.00 WIB di depan Kampus USAHID," tulisnya.
Sejumlah akun lain kemudian ikut menyebarkan ulang dengan narasi zebracross viral tersebut sudah dicat ulang. Lalu, benarkah zebracross PacMan sudah dicat ulang?
1. Zebracross unik masih membentang di jalan

Berdasarkan pantauan IDN Times di lokasi, Senin (31/3/2026), zebracross bergambar PacMan yang dibuat warga ini masih terlihat membentang di Jalan Prof. Dr. Soepomo, kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.
Sejumlah warga masih memanfaatkan zebracross unik tersebut untuk menyeberang, di tengah padatnya arus lalu lintas. Marka jalan itu tampak belum mengalami perubahan maupun pengecatan ulang.
Penataan marka yang dimaksud dalam unggahan media sosial diduga merujuk pada titik lain di kawasan tersebut, bukan pada zebracross bergambar PacMan yang sempat viral, sebab zebracross yang dalam penataan yang beredar berada di depan Kampus USAHID.
2. Dinas Bina Marga tidak hapus zebracross viral

Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur Jakarta, Yustinus Prastowo, meluruskan narasi yang beredar di media sosial seolah-olah zebracross bergambar PacMan di Tebet akan langsung dihapus pemerintah. Menurut dia, pernyataan Dinas Bina Marga DKI Jakarta sebelumnya lebih kepada pengingat soal aturan marka jalan, bukan keputusan penghapusan.
“Banyak yang mengutip seolah-olah mau dihapus. Padahal Bina Marga hanya mengingatkan. Pertama, sudah mengapresiasi kreativitas warga. Kedua, akan dikerjakan setelah proses layering selesai. Ketiga, mengingatkan bahwa zebra cross itu ada regulasinya,” ujar Prastowo saat dikonfirmasi di Balai Kota.
3. Pemprov DKI akan membiarkan

Yustinus menjelaskan, keberadaan regulasi marka jalan bukan tanpa alasan. Standarisasi diperlukan demi keselamatan seluruh pengguna jalan, termasuk mereka yang memiliki gangguan persepsi visual atau spasial.
Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta tidak serta-merta menghapus zebracross bergambar PacMan, yang telah dibuat warga di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Tebet.
“Tanpa mengurangi rasa hormat pada kreativitas warga, ada rencana standarisasi. Tapi untuk yang sekarang sudah dibuat sebagai bentuk apresiasi, kita biarkan dulu,” ucapnya.
Kesimpulan: Jadi video yang menarasikan bahwa Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah menghapus dan menata ulang Zebra Cross Pac Man misinformasi atau hoaks karena faktanya zebra cross tersebut masih membentang.



















