Prabowo di Harlah PKB: Saya Percaya PDIP Akan Bersama Kita

- Prabowo Subianto menilai semua partai, termasuk PDIP, memiliki tujuan sama membangun Indonesia dan membuka peluang untuk bersatu kembali meski sempat berbeda pandangan politik.
- Dalam peringatan Harlah ke-28 PKB, Prabowo menegaskan pentingnya persaingan sehat dalam demokrasi serta mengapresiasi dukungan partai koalisi terhadap pemerintah.
- Ia menekankan kritik terhadap pemerintah harus bersifat membangun, bukan fitnah atau caci maki, sambil menyatakan keyakinannya bahwa PDIP akan mendukung agenda pembangunan nasional.
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto meyakini seluruh partai politik pada dasarnya memiliki tujuan yang sama untuk membangun Indonesia, termasuk PDI Perjuangan (PDIP). Menurutnya, perbedaan politik merupakan hal yang wajar dan tidak menutup kemungkinan kembali bersatu.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi dukungan dari partai-partai koalisi kepada pemerintah.
Prabowo mengatakan, persaingan politik tidak perlu dipandang sebagai sesuatu yang memecah belah. Ia menilai dinamika politik merupakan bagian dari demokrasi selama tetap bertujuan demi kepentingan bangsa.
Selain itu, Prabowo juga menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang penting. Namun, ia mengingatkan agar kritik tidak berubah menjadi fitnah atau caci maki.
“Jadi saudara-saudara, bersaing itu baik, bertanding itu baik. Kadang-kadang kita berpisah enggak ada masalah, nanti juga gabung lagi,” kata Prabowo, di JCC, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Menurutnya, seluruh kekuatan politik di Indonesia memiliki semangat yang sama sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa. “PDIP juga hatinya juga sebetulnya sama dengan kita. Benar, coba cek. Gali hatinya sebetulnya sama,” ujarnya.
Prabowo mengatakan nilai-nilai tersebut telah tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang disusun oleh para pendiri bangsa. “Ini Undang-Undang Dasar 1945 yang bikin Bung Karno, Bung Hatta, pendiri-pendiri bangsa kita, hati mereka sama,” katanya.
Ia juga menegaskan, pemerintah tidak anti terhadap kritik. Menurutnya, kritik justru diperlukan untuk mengingatkan pemerintah agar tetap berada di jalur yang benar.
Meski demikian, ia mengingatkan adanya perbedaan antara kritik yang membangun dengan serangan yang bersifat menghina atau menyebarkan informasi tidak benar.
“Tapi ada beda kritik dan caci maki. Kritik dengan fitnah itu beda,” tegasnya.
“Kalau kita benar, kalau kita menjalankan kebenaran, kalau kita berada di jalan yang benar, tidak ada masalah. Kita terus akan kuat. Keyakinan kita,” lanjut Prabowo.
Di akhir sambutannya, Prabowo kembali menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan partai-partai koalisi kepada pemerintah. Ia bahkan optimistis PDIP pada akhirnya akan bergabung mendukung agenda pembangunan nasional.
“Jadi, terima kasih, hari ini saya merasa diperkuat dan dapat dukungan, dan saya yakin semua partai koalisi senafas, sejiwa dan berada bersama saya. Saya percaya PDIP pun akan bersama kita,” ujar Prabowo.












