2 Penembak ASN di Jayawijaya Masuk DPO, Diduga Terlibat Kasus Pilot Susi Air

- PN dan KT, anggota KKB yang diduga menembak tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya pada 9 September 2026, masuk DPO setelah identitasnya terungkap dari rekaman video call.
- Penembakan di Muliama, Papua Pegunungan, menewaskan satu ASN. Aparat mengidentifikasi kedua terduga pelaku dengan mencocokkan sosok dalam video call dan ciri fisik mereka.
- PN dan KT diduga tergabung KKB Kodap III Ndugama pimpinan Egianus Kogoya serta terkait penembakan Festival Lembah Baliem dan penyanderaan pilot Susi Air Philip Mehrtens.
Jakarta, IDN Times - Dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), PN dan KT, yang diduga menembak tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Muliama, Papua Pegunungan, kini masuk daftar pencarian orang (DPO).
Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz (ODC) Kombes Yusuf Sutejo mengatakan identitas kedua orang tersebut terungkap setelah mereka terlihat dalam cuplikan percakapan melalui video call (VC) dengan keluarga salah satu korban penembakan.
Penembakan terhadap tiga ASN tersebut terjadi pada Rabu (9/9/2026). Insiden itu mengakibatkan salah satu ASN Dinas Pertanian meninggal dunia.
“Kedua anggota KKB itu terlihat dalam cuplikan video call yang beredar di media sosial dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” kata Yusuf di Jayapura, dikutip dari ANTARA, Sabtu (12/9/2026).
Yusuf mengatakan aparat mengidentifikasi PN dan KT setelah mencocokkan sosok yang terlihat dalam rekaman video call dengan ciri-ciri fisik keduanya.
Menurut dia, PN dan KT diduga tergabung dalam KKB Kodap III Ndugama pimpinan Egianus Kogoya. Keduanya juga diduga memiliki keterkaitan dengan sejumlah kasus kekerasan di wilayah Papua Pegunungan.
Tak hanya kasus penembakan ASN, PN dan KT diduga terlibat dalam penembakan saat pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) pada 8 Agustus 2026. Dalam insiden tersebut, dua warga sipil dilaporkan mengalami luka-luka.
Keterlibatan kedua orang tersebut dalam kasus itu masih berupa dugaan berdasarkan keterangan Satgas Humas Operasi Damai Cartenz.
Yusuf juga menyebut PN dan KT diduga terlibat dalam kasus penyanderaan pilot pesawat Susi Air, Philip Mark Mehrtens, di Kabupaten Nduga.
Penyanderaan pilot berkebangsaan Selandia Baru tersebut terjadi pada 7 Februari 2023. Philip kemudian dibebaskan pada 21 September 2024.
“Pilot Philip berkebangsaan Selandia Baru dibebaskan tanggal 21 September 2024,” kata Yusuf.
Dengan masuknya PN dan KT dalam DPO, aparat kini memburu keduanya terkait dugaan keterlibatan dalam sejumlah aksi kekerasan di Papua Pegunungan, termasuk penembakan terhadap ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.





















