Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Isu Panic Buying saat Konflik Timur Tengah, Pramono Garansi Stok DKI Aman

Isu Panic Buying saat Konflik Timur Tengah, Pramono Garansi Stok DKI Aman
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengunjungi pembuatan Dodol Betawi di Jaksel, Jumat (6/3/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Intinya Sih
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan stok bahan pokok seperti beras, daging, dan cabai di Jakarta tetap aman meski ada konflik di Timur Tengah.
  • Harga cabai merah keriting sempat naik sekitar tiga hingga lima persen, namun masih dianggap wajar dan terus dijaga agar stabil.
  • Pemprov DKI juga memastikan pasokan daging dan BBM aman dengan mendatangkan 2.000 ekor sapi serta menjaga prioritas stok energi jelang Lebaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjamin stok kebutuhan pokok di Jakarta tetap aman di tengah konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Pramono mengatakan, hingga saat ini pasokan bahan pokok seperti beras, daging, dan cabai merah keriting di Jakarta tidak mengalami gangguan. Bahkan, menurut dia stok yang tersedia justru lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kami menggaransi aman. Bahkan kelebihan stok sebenarnya. Kenapa kami sampaikan? Sampai hari ini terbukti di pasar tidak ada kenaikan yang signifikan," ujar Pramono di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026).

1. Cabai sempat alami kenaikan

Pedagang cabai di Pasar Al Mahirah, Kota Banda Aceh, Aceh. (IDN Times/Mhd Saifullah)
Pedagang cabai di Pasar Al Mahirah, Kota Banda Aceh, Aceh. (IDN Times/Mhd Saifullah)

Pramono mengatakan, beberapa komoditas memang sempat mengalami kenaikan harga, seperti cabai merah keriting. Namun, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar.

“Bahwa ada kenaikan cabai merah keriting kemarin hanya sekitar tiga, empat, lima persen dan mudah-mudahan ini bisa kita jaga,” kata Pramono.

2. Stok daging sapi aman

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima sapi impor dari Australia di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/2/2026).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima sapi impor dari Australia di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/2/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Selain cabai, dia juga memastikan stabilitas harga daging. Untuk menjaga pasokan dan mencegah lonjakan harga dengan impor sapi.

Dia mengatakan, sekitar 2.000 ekor sapi telah didatangkan sebagai langkah antisipasi agar harga daging di Jakarta tetap terkendali.

“Termasuk yang paling utama adalah daging. Kenapa kemudian kemarin daging kami mengimpor dan masuk sekitar 2.000 ekor, betul-betul kami persiapkan supaya harga daging di Jakarta tidak mengalami kenaikan,” ujar dia.

3. BBM di Jakarta aman

Suasana pembelian BBM di SPBU Waingapu usai diperiksa Pertamina dan Polres Sumba Timur. (Dok Pertamina)
Suasana pembelian BBM di SPBU Waingapu usai diperiksa Pertamina dan Polres Sumba Timur. (Dok Pertamina)

Pramono juga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Jakarta dalam kondisi aman. Menurut dia, Ibu Kota selalu menjadi prioritas dalam penyediaan stok BBM, terlebih menjelang periode mudik Lebaran.

“Kalau BBM, Jakarta tentunya selalu menjadi prioritas untuk stoknya, karena kami juga punya stok sendiri,” kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More