Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bocah Aljazair Ditemukan Tewas usai 4 Hari Terjebak di Dalam Sumur

Bocah Aljazair Ditemukan Tewas usai 4 Hari Terjebak di Dalam Sumur
lubang sumur (unsplash.com/Martin Baron)
  • Ayoub, bocah 10 tahun, jatuh ke sumur kering sedalam 80 meter di Brezina, El Bayadh, pada 2 September 2026 setelah papan penutup lubang ambruk.
  • Operasi selama empat hari melibatkan perlindungan sipil, keamanan, militer, alat berat, dan ahli teknis yang menggali jalur paralel karena diameter sumur sempit serta kondisi tanah sulit.
  • Jenazah Ayoub dievakuasi pada 5 September 2026; peristiwa ini memicu kembali perdebatan publik Aljazair mengenai pengamanan dan regulasi sumur tanpa pelindung di wilayah pedesaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun di Aljazair meninggal dunia setelah terjebak di dalam sumur selama 4 hari. Tim penyelamat berhasil mengevakuasi jenazahnya pada Sabtu (5/9/2026).

Sebelumnya, upaya penyelamatan korban, yang diidentifikasi sebagai Ayoub, telah menarik perhatian publik di seluruh negeri, dengan media sosial dibanjiri seruan untuk menyelamatkannya. Sayangnya, pada Sabtu malam, para pejabat mengumumkan bahwa anak tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

  1. 1. Ayoub jatuh ke dalam sumur sedalam 80 meter pada Rabu

    ilustrasi tim penyelamat
    ilustrasi tim penyelamat (unsplash.com/Maël BALLAND)

    Dilansir The Straits Times, Ayoub terjatuh ke dalam sumur kering sedalam 80 meter di dekat rumahnya di wilayah gurun Brezina, provinsi El Bayadh, pada Rabu (2/9/2026). Saat itu, ia menginjak papan kayu yang menutupi lubang sumur, tapi papan tersebut ambruk sehingga ia terperosok ke dalam.

    Sumur tersebut hanya berdiameter 40 sentimeter sehingga membuat operasi penyelamatan cukup sulit. Tim penyelamat terpaksa menggali lubang paralel untuk mencapai bocah tersebut melalui jalur horizontal. Proses penggalian dilakukan menggunakan alat berat dengan bantuan ahli teknis dan berlangsung selama beberapa hari.

    Pejabat setempat mengatakan bahwa kondisi tanah yang gembur serta lapisan batuan yang keras juga membuat upaya penyelamatan menjadi sangat menantang.

  2. 2. Proses evakuasi disaksikan banyak warga

    lubang sumur
    lubang sumur (unsplash.com/Gary Meulemans)

    Personel perlindungan sipil, keamanan dan militer turut serta dalam operasi penyelamatan Ayoub. Foto-foto yang dirilis oleh pihak berwenang dan media lokal memperlihatkan alat berat tengah menggali lubang besar di samping sumur untuk menjangkau bocah tersebut.

    Selama beberapa hari, banyak warga berkumpul di sekitar lokasi untuk memantau proses penyelamatan sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga Ayoub. Unit perlindungan sipil tambahan dikerahkan ketika operasi penyelamatan memasuki hari keempat, yang disebut oleh pejabat sebagai fase menentukan.

  3. 3. Publik serukan pengamanan terhadap sumur-sumur di wilayah pedesaan

    ibu dan anak sedang menimba air di sumur
    ibu dan anak sedang menimba air di sumur (unsplash.com/EqualStock)

    Dilansir Al Jazeera, kematian Ayoub kembali memicu perdebatan publik di Aljazair mengenai keamanan sumur yang tak dilengkapi pengaman di wilayah pedesaan. Sejumlah pihak mempertanyakan minimnya regulasi yang mengatur keberadaan sumur-sumur semacam itu, terutama di daerah-daerah terpencil.

    Sebelumnya, pada 2018, seorang pemuda tewas setelah jatuh ke dalam sumur sedalam 100 meter di provinsi Msila. Operasi penyelamatannya berlangsung selama 9 hari sebelum jenazahnya berhasil dievakuasi. Kasus Rayan, balita asal Maroko, juga sempat menjadi sorotan dunia pada 2022. Ia meninggal dunia setelah terjebak selama lebih 100 jam di dalam sumur sedalam 32 meter (m).

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More