Jasa Marga Catat 2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta Usai Libur Nataru

- 2,3 juta kendaraan kembali ke Jakarta usai libur Natal dan Tahun Baru
- Kendaraan didominasi dari arah timur (44%) dan barat (30%), dengan puncak arus balik diprediksi pada 4 Januari 2026
- Masyarakat diminta untuk kembali lebih awal guna menghindari kepadatan lalu lintas
Bekasi, IDN Times - PT Jasa Marga mencatat sebanyak 2,3 juta kendaraan sudah kembali ke Jakarta usai libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono menyampaikan, 2,3 juta dari 2,8 juta kendaraan telah tiba di Jakarta sejak Jumat (2/1/2026) pagi.
"Hari ini sudah bisa kami catatkan sejak jam 6 (pagi) tadi bahwa sudah memasuki ke Jakarta 2,3 juta kendaraan dari prediksi 2,8 juta kendaraan," kata Rivan.
1. Rincian kendaraan yang sudah kembali ke Jakarta

Rivan merinci, kendaraan yang kembali ke Jakarta didominasi dari arah timur dengan persentase sebesar 44 persen melintasi Trans Jawa dan dari arah Bandung.
Sementara, sebanyak 30 persen kendaraan telah kembali ke Jakarta dari arah barat atau Merak.
"Dominasi yang kembali adalah dari barat. Dari barat itu 30 persen, dari timur 44 persen. Sementara dari timur dominasinya adalah dari Bandung, mencapai 53 persen. Artinya masih ada sekitar 46 persen yang dari Jawa Timur atau Trans Jawa dan Jawa Tengah belum memasuki," kata dia.
2. Arus balik diprediksi 4 Januari 2026

Dia juga memprediksi, puncak arus balik libur Nataru akan terjadi pada 4 Januari 2026. Pada tanggal tersebut, lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama diprediksi akan mencapai 196 ribu kendaraan.
"Artinya, ini dari 196.000 kendaraan ini yang kami harap tidak hanya muncul tanggal 4 Januari 2026, mungkin bisa terurai di tanggal 3 Januari 2026," kata Rivan.
3. Warga diimbau balik ke Jakarta lebih awal

Rivan juga meminta kepada masyarakat agar kembali lebih awal sebelum puncak arus balik guna menghindari kepadatan lalu lintas.
"Jadi kepada masyarakat yang melakukan perjalanan, ini informasi penting ya, bahwa apabila ingin nyaman mungkin bisa kembali ke Jakarta di tanggal 2 atau tanggal 3," jelas dia.


















