Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ketika Karangan Bunga Selamat untuk Pemecatan Dadan Hiasi Kantor BGN

Ketika Karangan Bunga Selamat untuk Pemecatan Dadan Hiasi Kantor BGN
Puluhan karangan bunga memenuhi taman yang tepat berada di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026)(IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Puluhan karangan bunga memenuhi halaman Kantor BGN di Menteng, menandai pergantian pimpinan dari Dadan Hindayana ke Nanik S Deyang serta dua wakil kepala baru.
  • Salah satu karangan bunga menarik perhatian karena berisi ucapan selamat atas pemecatan Dadan, Lodewyk, dan Sony yang dikaitkan dengan Gerakan Mahasiswa Kosgoro.
  • Kejagung menetapkan Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya sebagai tersangka korupsi program Makan Bergizi Gratis setelah pemeriksaan dan penggeledahan di kantor BGN.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Puluhan karangan bunga memenuhi taman depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026). Karangan bunga itu sudah ada sejak pagi hari.

Pantauan IDN Times di lokasi, karangan bunga itu berisikan ucapan selamat atas terpilihnya Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, menggantikan Dadan Hindayana. Ucapan lainnya juga tertuju pada Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono yang diangkat mengisi kursi jabatan Wakil Kepala BGN, sepeninggal Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.

Uniknya, ada satu karangan bunga yang menjadi pusat perhatian warga yang melintas. Papan berukuran setinggi orang dewasa itu memajang ucapan selamat atas pemecatan Dadan, Lodewyk, dan Sony. Pesan tersebut mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Kosgoro.

"Terima kasih Bapak Presiden atas dipecatnya Dadan-Sony-Lodewyk. Selamat bertugas pimpinan BGN yang baru. Gema Kosgoro," demikian bunyi tulisan di atas karangan bunga itu.

Deretan karangan bunga itu juga seolah menyambut kedatangan penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung), yang dua kali menggeledah kantor pusat program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.

Kosgoro atau Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong adalah salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) terbesar di Indonesia yang berdiri pada 10 November 1957. Kosgoro merupakan salah satu Kelompok Induk Organisasi (KINO) yang membidani lahirnya Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar), yang kini dikenal sebagai Partai Golkar.

Diketahui, Kejagung menetapkan eks Kepala BGN, Dadan Hindayana, beserta eks Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG di BGN.

Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus, Syarief Sulaeman Nahdi, mengatakan kasus ini mulai dilidik pada 29 Mei 2026. Penetapan tersangka terhadap ketiganya dilakukan setelah pemeriksaan sebagai saksi pada hari ini, Rabu, 3 Juni 2026.

“Bahwa setelah melalui serangkaian pemeriksaan saudara DH, SS dan LP berdasarkan dua alat bukti yang cukup penyidik menetapkan DH, SS dan LP sebagai tersangka,” ujar Syarief di Kejagung.

Sementara, Dadan beserta Lodewyk dan Sony keluar dari Gedung Bundar Jampidsus Kejagung pada Rabu sore.

Berdasarkan pantauan IDN Times, Dadan memakai rompi khas tahanan kejaksaan keluar lebih dulu pada pukul 17.10 WIB. Dengan tangan diborgol sambil membungkuk, ia bungkam saat diberondong pertanyaan jurnalis.

Pada pukul 17.15 WIB, Lodewyk keluar dengan rompi tahan dan tangan diborgol. Ia sempat melempar senyum ke kerumunan jurnalis. Hal itu mengundang amarah para jurnalis yang melihatnya.

Tersangka Sony kemudian menyusul keluar dari gedung Jampidsus. Namun, Sony kembali ke dalam gedung lantaran tak ada mobil tahanan yang mengangkutnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya

Related Articles

See More