Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pusat Perayaan HUT ke-81 RI Masih di Jakarta

Pusat Perayaan HUT ke-81 RI Masih di Jakarta
Upacara peringatan HUT ke-80 RI di Istana Merdeka (dok. BPMI Sekretariat Presiden)
Intinya Sih
  • Pemerintah memastikan perayaan HUT ke-81 RI tetap digelar di Istana Kepresidenan Jakarta, meski belum ada kepastian terkait pelaksanaan di Ibu Kota Nusantara.
  • Pelaku UMKM dari berbagai daerah akan dilibatkan lebih luas dalam pesta rakyat HUT ke-81 RI untuk menciptakan pemerataan dan memperkuat partisipasi ekonomi lokal.
  • Logo karya Fajar Novaryo dari Padang terpilih sebagai logo resmi HUT ke-81 RI dengan perolehan 44,73 persen suara dari total 68.569 pemilih dan berhadiah Rp100 juta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengatakan pusat perayaan HUT ke-81 RI masih digelar di Istana. Saat ditanya mengenai Ibu Kota Nusantara (IKN), Prasetyo tidak menjawab.

"Sementara masih di Jakarta," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/7/2026).

1. Pelaku UMKM akan dilibatkan

Logo HUT ke-81 RI.
Logo HUT ke-81 RI. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Prasetyo menyampaikan, pelaku UMKM juga akan dilibatkan di perayaan HUT ke-81 RI. Pada tahun sebelumnya, pelaku UMKM juga ikut menjajakan jualannya di Istana Kepresidenan Jakarta dengan tema pesta rakyat.

"Ya harus, ada beberapa yang memang juga kita evaluasi jadi kan UMKM itu ada beberapa yang binaan-binaan dari contoh binaan dari pemprov DKI, nah memang kemarin juga dalam rapat kita evaluasi supaya tidak hanya yang UMKM berasal dari kawan-kawan binaan DKI jadi intinya kita ingin melibatkan lebih banyak dan ingin pemerataan," kata dia.

2. Makna logo HUT ke-81 RI

Logo HUT ke-81 RI.
Logo HUT ke-81 RI. (Dok. Kementerian Sekretariat Negara)

Sebelumnya, Pemerintah sudah meluncurkan logo HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Logo tersebut dipilih merupakan hasil partisipasi warga yang memberikan suara melalui laman logohutri.istanapresiden.go.id.

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro mengatakan, logo yang terpilih memiliki makna refleksi keberagamaan budaya, bahasa dan latar belakang yang mampu bersatu dalam tujuan yang sama, membangun Indonesia. Sehingga mampu mengeksplorasi berbagai bentuk dan budaya Nusantara.

Makna logo tersebut juga disebut selaras dengan tema HUT ke-81 RI yakni Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur. Juri mengatakan, ada lima logo yang bisa dipilih oleh masyarakat.

"Alhamdulillah dalam waktu yang kurang dari lima hari antusiasme masyarakat cukup tinggi, terlihat dari jumlah suara yang masuk dari berbagai daerah, bahkan diaspora. Dari catatan yang masuk, total suara yang memilih berjumlah 68.569. Saya ulangi, 68.569 suara. Dan ini menunjukkan semangat masyarakat untuk menentukan logo dan menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia," ujar Juri di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/6/2026).

3. Karya Fajar dipilih lebih dari 44,73 persen suara

Logo HUT ke-81 RI. (Dok. Kementerian Sekretariat Negara)
Logo HUT ke-81 RI. (Dok. Kementerian Sekretariat Negara)

Karya Fajar memperoleh 44,73 persen dari total 68.569 suara, dan resmi ditetapkan sebagai logo HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Dan pada akhirnya masyarakat telah menentukan pilihan dari polling yang sudah dilakukan, logo atau karya nomor dua, yakni karya Saudara Fajar Novaryo dari Aman Design Biro Padang Sumatra Barat mendapatkan suara terbanyak. Karya nomor dua, saya ulangi, karya Saudara Fajar Novaryo memperoleh suara 44,73 persen dari total suara," ucap dia.

Pemenang mendapat hadiah Rp100 juta. Juri menyebut, kelima orang yang ikut mendesain juga akan diberi hadiah oleh Presiden Prabowo Subianto. Namun, Juri masih enggan menyampaikan hadiah apa yang akan diberikan Presiden Prabowo.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More