“Orang meninggal dunia saat macet stuck di Jelambar, Jakarta Barat. Satu orang pengemudi laki-laki, dievakuasi ke RSCM,” tulis akun tersebut.
Kronologi Pengemudi Mobil Meninggal Dunia di Kemacetan Jakbar

- Pengemudi ditemukan meninggal dunia dalam keadaan duduk di mobil yang terjepit di tengah kemacetan
- Ditemukan obat asma di dalam tas korban, namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya
- Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial setelah momen evakuasi pengemudi beredar luas
Jakarta, IDN Times - Warga Tasikmalaya berinisial AR (51) ditemukan meninggal dunia di tengah kemacetan di Jalan Latumenten, Jelambar, Jakarta Barat, Kamis (22/1/2026) siang. Lalu lintas di Jalan Latumenten macet diduga karena banjir.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan membenarkan peristiwa meninggalnya pengemudi Daihatsu Sigra dengan nomor polisi B 2148 BOK itu.
"Betul korban meninggal dunia laki-laki inisial AR,” kata Alexander saat dihubungi.
1. Pengemudi ditemukan meninggal dunia dalam keadaan duduk

Peristiwa ini bermula ketika seorang saksi melihat mobil korban berhenti di tengah jalan. Saksi kemudian memanggil petugas untuk mendorong mobil tersebut.
Namun, ternyata mobil dalam keadaan direm tangan. Polisi pun menggedor kaca dan pintu mobil, tetapi tak ada respons penhemudi.
“Dibuka pintunya terus anggota ini melihat sopir ini kepalanya menunduk, memakai kaos abu-abu dan celana jeans biru. Terus dicek kenapa bisa menunduk ini, mungkin tidur atau gimana kan, tapi pas dicek denyut nadinya sudah tidak berdetak,“ ujar dia.
2. Ditemukan obat asma di dalam tas korban

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Korban pun kini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Polisi telah menghubungi pihak keluarga. Sementara itu, di dalam mobil ditemukan sejumlah barang milik korban.
“Ditemukan obat asma inhaler, sama obat lain seperti FreshCare dan Insto dalam tasnya,” ujar dia.
3. Sempat viral di media sosial

Momen saat pengemudi tersebut dievakuasi beredar di media sosial. Salah satunya diunggah akun @ijoel.
“Kite gak tau seberapa urusan atau kepentingan orang, tapi kalau begini siapa yang mesti tanggung jawab?” lanjutnya.

















