Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mendagri: Total APBD 2026 Rp1.153,9 Triliun, Total TKD Rp725,2 Triliun
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian saat menjadi narasumber Sharing Session bertema Peluang dan Tantangan dalam Menciptakan Pemimpin yang Berbasis Teknokratik dalam Mendukung Ekonomi Daerah pada Pembekalan Calon Kepala OJK (PCKO) Angkatan 3 Tahun 2026 di Jakarta, Kamis (13/8/2026). (dok. Kemendagri)
  • Mendagri Tito Karnavian menyebut total APBD 2026 mencapai Rp1.153,9 triliun dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2027 di Jakarta.
  • Total transfer ke daerah 2026 sebesar Rp725,2 triliun, mencakup alokasi awal, tambahan bencana Sumatra, dana otsus, dan tambahan untuk 546 daerah; target PAD Rp428,9 triliun.
  • Hingga 31 Juli 2026, pendapatan daerah tercatat Rp606,8 triliun, sementara belanja Rp538,6 triliun atau 42,5 persen, lebih tinggi secara persentase dibanding periode sama 2025.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menteri Tito bilang uang anggaran daerah tahun 2026 ada Rp1.153,9 triliun. Uang dari pemerintah pusat untuk daerah jadi Rp725,2 triliun, termasuk tambahan saat bencana di Sumatra. Daerah juga punya target uang sendiri Rp428,9 triliun. Sampai 31 Juli, uang belanja daerah sudah Rp538,6 triliun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menter Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkap, total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada 2026 mencapai Rp1.153,9 triliun.

Hal tersebut ia ungkap dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Direktorat Janderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

“Di tahun 2026 ini total APBD yaitu sebesar 1.153,9 triliun,” kata Tito.

Jumlah tersebut terdiri dari transfer ke daerah (TKD) dari Kementerian Keuangan yang semula Rp693 triliun kemudian ditambah saat bencana di Sumatra Rp10,6 triliun.

Selain itu, dana otonomi khusus (otsus) Rp2,7 triliun dan tambahan dari Kementerian Keuangan kepada 546 daerah pada 5 Agustus 2026 dengan total Rp18,9 triliun.

“Sehingga total TKD di tahun 2026 ini adalah 725,2 triliun. Kemudian target PAD-nya sebesar 428,9 triliun,” ujar dia.

Tito memaparkan, per 31 Juli 2026 total pendapatan provinsi, kabupaten/kota Rp606,8 triliun. Angka tersebut turun dibanding pada 31 Juli 2026 yakni Rp691,8 triliun.

“Namun belanja, belanjanya lebih tinggi. Tahun ini, itu warna merah, 2026, di tahun ini belanjanya per 31 Juli itu sebesar Rp538,6 triliun atau 42,5 persen. Dan kemudian ini lebih tinggi dibanding tahun lalu di masa yang sama 31 Juli 2025 sebanyak 41,7 persen, meskipun angkanya sedikit lebih tinggi 2025, 576 triliun,” ujar dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article