Jakarta, IDN Times - Menter Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkap, total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada 2026 mencapai Rp1.153,9 triliun.
Hal tersebut ia ungkap dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Direktorat Janderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
“Di tahun 2026 ini total APBD yaitu sebesar 1.153,9 triliun,” kata Tito.
Jumlah tersebut terdiri dari transfer ke daerah (TKD) dari Kementerian Keuangan yang semula Rp693 triliun kemudian ditambah saat bencana di Sumatra Rp10,6 triliun.
Selain itu, dana otonomi khusus (otsus) Rp2,7 triliun dan tambahan dari Kementerian Keuangan kepada 546 daerah pada 5 Agustus 2026 dengan total Rp18,9 triliun.
“Sehingga total TKD di tahun 2026 ini adalah 725,2 triliun. Kemudian target PAD-nya sebesar 428,9 triliun,” ujar dia.
Tito memaparkan, per 31 Juli 2026 total pendapatan provinsi, kabupaten/kota Rp606,8 triliun. Angka tersebut turun dibanding pada 31 Juli 2026 yakni Rp691,8 triliun.
“Namun belanja, belanjanya lebih tinggi. Tahun ini, itu warna merah, 2026, di tahun ini belanjanya per 31 Juli itu sebesar Rp538,6 triliun atau 42,5 persen. Dan kemudian ini lebih tinggi dibanding tahun lalu di masa yang sama 31 Juli 2025 sebanyak 41,7 persen, meskipun angkanya sedikit lebih tinggi 2025, 576 triliun,” ujar dia.
