Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pengakuan Inisiator Coret Baliho Caleg Penusuk Pohon: Dicari Timses

Pengakuan Inisiator Coret Baliho Caleg Penusuk Pohon: Dicari Timses
(TikTok/Tanea Lanjhang)

Jakarta, IDN Times - Sekelompok masyarakat mulai bergerak mengungkapkan kejengkelannya terhadap alat peraga kampanye (APK) yang dipasang di pohon-pohon. Kejengkelan itu salah satunya diungkapkan dengan mencoret baliho calon anggota legislatif (caleg) yang terjadi di sejumlah daerah. Gerakan pencoretan ini diinisiasi oleh akun Instagram @aelah.id. 

Rekaman pencoretan baliho caleg yang ditancapkan ke pohon viral di media sosial. Salah seorang dari akun tersebut yakni Koala mengatakan, pihaknya belum menerima ancaman dari aksi itu. Namun, mereka mendengar sudah ada caleg yang mencari mereka usai aksi pencoretan itu.

"Tapi kalau dengar kabar burung, katanya sih ada beberapa timses (tim sukses) suruhan caleg parpol yang gak bisa disebutin, dia tuh nyari, si aelah siapa sih, nih? Dia dari mana sih, gitu," kata Koala kepada IDN Times, Rabu (17/1/2024).

  1. 1. Tindakan pencoretan upaya selamatkan lingkungan

    Satpol PP Pontianak menertibkan baliho partai di tempat yang dilarang. (IDN Times/Teri).
    Satpol PP Pontianak menertibkan baliho partai di tempat yang dilarang. (IDN Times/Teri).

    Namun demikian, kata Koala, hal itu tak mematahkan semangat timnya untuk menindak alat peraga kampanye caleg yang melanggar aturan. Menurutnya, tindakan ini adalah upaya menyelamatkan ligkungan yang seharusnya bisa dijaga.

    "Ya, semoga mereka sadar yang dilakukan Aelah dan masyarakat sebenernya nih, teman-teman ini, sebenernya tuh untuk kepentingan bersama," kata dia

  2. 2. Hampir semua caleg tusuk pohon

    Satpol PP Pontianak kini gencar merazia baliho Caleg pemaku pohon. (IDN Times/Istimewa).
    Satpol PP Pontianak kini gencar merazia baliho Caleg pemaku pohon. (IDN Times/Istimewa).

    Menurut Koala, partai atau caleg yang mereka tindak hanya sebagian kecil, karena kenyataannya di lapangan hampir seluruh caleg dan partai politik menusuk pohon demi kepentingan pemasangan alat peraga kampanye.

    "Jadi, mungkin kalau bisa dianalogi dengan angka, satu dari seratus caleg lah yang tidak melakukan, gitu kan," katanya.

  3. 3. Tidak melihat baliho siapa yang dicoret

    Satpol PP Pontianak tertibkan baliho caleg penusuk pohon. (IDN Times/Istimewa).
    Satpol PP Pontianak tertibkan baliho caleg penusuk pohon. (IDN Times/Istimewa).

    Saat menindak dan mencoret baliho yang ditancapkan ke pohon, pihaknya tidak melihat baliho siapa yang ditindak, apakah dari parpol, caleg, capres atau cawapres.

    "Intinya, yang melanggar, selagi kita bisa sikat, kita sikat. Itu aja sih," katanya.

Related Articles

See More