Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Meninggal Dunia, Sempat Beri Arahan ASN

Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, meninggal dunia pada Rabu sore, 4 November 2026; kabar tersebut dikonfirmasi Asisten Pemerintahan Sekda DKI, Sigit Wijatmoko.
Jenazah Atika sempat berada di RSUD Tarakan sebelum dibawa ke rumah duka di Pondok Kelapa. Pemakaman direncanakan berlangsung esok hari di TPU Pondok Kelapa, menunggu konfirmasi keluarga.
Sebelum berpulang, Atika masih memberi arahan kepada ASN baru. Ia pernah memimpin Diskominfotik DKI dan mendorong layanan digital seperti JAKI, situs COVID-19, serta pengawasan banjir.
Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, meninggal dunia pada Rabu (4/11/2026) sore. Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko.
Sebelum dibawa ke rumah duka, jenazah almarhumah sempat disemayamkan di RSUD Tarakan untuk penanganan awal.
"Saat ini jenazah masih di RSUD Tarakan dan selanjutnya akan dibawa ke rumah duka di kawasan Pondok Kelapa untuk pemulasaraan. Rencananya pemakaman akan dilaksanakan esok hari di TPU Pondok Kelapa," kata Sigit saat dikonfirmasi
Pihak Pemprov DKI Jakarta masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari keluarga untuk pemakamannya.
Kepergian Atika meninggalkan duka mendalam bagi jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sigit menyampaikan, almarhumah merupakan sosok pejabat yang berdedikasi tinggi hingga akhir hayatnya.
"Bahkan, pada sore harinya sebelum berpulang, almarhumah masih sempat menjalankan tugasnya memberikan arahan kepada para aparatur sipil negara (ASN) baru," kata dia.
Sebelum menjabat sebagai Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta sejak Agustus 2018 sampai September 2022.
Saat memimpin Diskominfotik, Atika secara aktif mengembangkan dan mendorong penerapan serta penggunaan teknologi dalam meningkatkan pelayanan publik di Jakarta. Di antaranya dengan mengembangkan superapps JAKI, situs web tanggap COVID-19, dan situs web pengawasan banjir.




















