Jakarta, IDN Times - Partai Gerindra mendorong pembersihan menyeluruh di lingkaran pengamanan Presiden RI, Prabowo Subianto menyusul terungkapnya kasus penyadapan ilegal terhadap kepala negara. Seluruh personel yang berada di sekitar Presiden diminta menjalani pemeriksaan ulang loyalitas secara ketat.
Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, mengatakan, peristiwa tersebut harus menjadi momentum untuk mengevaluasi sistem pengamanan dan intelijen negara. Langkah itu diperlukan agar tidak ada lagi pihak internal yang justru membahayakan keamanan Presiden.
"Peristiwa ini harus memicu pembersihan menyeluruh di ring pengamanan dan Intelijen Negara. Perlu ada pemeriksaan ulang loyalitas secara ketat terhadap seluruh personel di lingkaran terdekat Presiden untuk memastikan tidak ada lagi 'duri dalam daging," ujar Sugiat dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).