Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pertemuan Perdana BoP di Amerika Tak Akan Bahas Tarif Trump

Sesi Board of Peace, di World Economic Forum (WEF) 2026, dibuka oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Sesi Board of Peace, di World Economic Forum (WEF) 2026, dibuka oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (IDN Times/Uni Lubis)
Intinya sih...
  • Prabowo belum konfirmasi hadir ke pertemuan perdana Board of Peace (BoP) di Amerika Serikat.
  • Tidak ada pembahasan mengenai tarif impor Amerika Serikat dalam pertemuan tersebut.
  • Iuran BoP masih dalam pembahasan dan Indonesia belum membayarkannya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden Prabowo Subianto mendapat undangan untuk hadir pada pertemuan perdana Board of Peace (BoP). Agendanya digelar pada 19 Februari 2026 di Amerika Serikat.

"Diajak," ujar Prasetyo di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

1. Prabowo belum konfirmasi hadir

Sesi Board of Peace, di World Economic Forum (WEF) 2026, dibuka oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Sesi Board of Peace, di World Economic Forum (WEF) 2026, dibuka oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (IDN Times/Uni Lubis)

Meski demikian, kata Prasetyo, belum bisa dipastikan apakah Presiden Prabowo hadir atau tidak.

"Belum, nanti kami informasikan," ucap dia.

2. Tidak ada pembahasan soal tarif impor

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Prasetyo mengatakan, dalam pertemuan itu tidak akan dibahas mengenai tarif impor yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sebab, itu merupakan forum yang berbeda.

"Ya itu kan forum yang berbeda Jadi gak akan dibahas," kata dia.

3. Bagaimana dengan iuran BoP?

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Dalam kesempatan itu, Prasetyo menegaskan, iuran BoP masih dalam pembahasan. Oleh karena itu, Indonesia juga belum membayarkan iuran tersebut.

"Belum, nanti kan ada teknis dan perundingannya, pertanyaannya jangan langsung ini kapan," imbuhnya.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More

Menko PMK Desak Pengembang AI Pastikan Edukasi Digital Sampai ke Warga

10 Feb 2026, 18:19 WIBNews