Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pidato Prabowo soal Nuklir Terputus dalam Tayangan Siaran Langsung
Presiden Prabowo Subianto silaturahmi dengan Kadin Pusat dan Daerah di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Pidato Presiden Prabowo di pertemuan Kadin pada 31 Juli 2026 mendadak terputus saat membahas potensi perlombaan senjata nuklir di Timur Tengah.
  • Prabowo menyoroti eskalasi geopolitik global dan mengkhawatirkan efek domino kepemilikan nuklir, dari Iran ke Arab Saudi, UEA, Qatar, hingga Mesir.
  • Ia mengaitkan konflik Timur Tengah dengan perebutan gas, minyak, dan mineral; potongan siaran yang terputus viral, sementara rekaman utuh disebut telah diturunkan dari kanal resmi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
31 Juli 2026

Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan pengurus Kadin Indonesia di Istana Negara terputus dalam siaran langsung saat membahas potensi perlombaan senjata nuklir di Timur Tengah. Momen tersebut menjadi perhatian publik dan viral di media sosial.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Tayangan siaran langsung pidato Presiden Prabowo Subianto mendadak terputus ketika ia membahas potensi perlombaan senjata nuklir di Timur Tengah.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto berbicara di hadapan pengurus Kadin Indonesia dari 38 provinsi dan puluhan asosiasi dunia usaha; Sekretariat Presiden menayangkan acara tersebut melalui YouTube.
  • Where?
    Pidato berlangsung di Istana Negara, Jakarta. Siaran langsung ditayangkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, sementara cuplikannya ramai dibagikan di media sosial X.
  • When?
    Gangguan terjadi pada Jumat, 31 Juli 2026, saat Prabowo menyampaikan pidato dalam pertemuan bersama pengurus Kadin Indonesia.
  • Why?
    Penyebab siaran langsung terputus per saat ini masih belum diketahui. Pemutusan terjadi ketika Prabowo menguraikan kekhawatiran tentang efek domino kepemilikan senjata nuklir di Timur Tengah.
  • How?
    Siaran YouTube mendadak berhenti di tengah pidato. Potongan video momen tersebut kemudian diunggah akun @ardisatriawan dan menjadi perbincangan di media sosial X.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Presiden Prabowo sedang bicara di Istana Negara dengan orang-orang Kadin. Ia bilang keadaan dunia makin tegang. Ia khawatir banyak negara di Timur Tengah ingin punya senjata nuklir. Saat ia bicara soal Iran, Saudi Arabia, UEA, Qatar, dan Mesir, siaran langsung YouTube tiba-tiba berhenti. Potongan videonya lalu ramai dibicarakan di media sosial.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perhatian publik terhadap potongan siaran tersebut memperlihatkan tingginya keterlibatan masyarakat pada isu geopolitik yang dibahas Presiden di hadapan pelaku usaha. Di tengah gangguan tayangan, penekanan mengenai eskalasi dan dampak perebutan sumber daya tetap membuka ruang kesadaran bahwa perkembangan global dapat menjadi perhatian bersama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan bersama pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026) dalam tayangan siaran langsung mendadak terputus saat membahas potensi perlombaan senjata nuklir di Timur Tengah.

Hal ini pun menjadi perhatian publik dan diperbincangkan ramai di media sosial.

1. Prabowo singgung eskalasi geopolitik global

Presiden Prabowo Subianto saat menggelar pertemuan dengan pengusaha KADIN Pusat dan Daerah seluruh Indonesia, Jumat (31/7/2026). (Youtube/Sekretariat Presiden)

Dalam pidatonya di hadapan pengurus Kadin dari 38 provinsi dan puluhan asosiasi dunia usaha, Prabowo menyoroti meningkatnya eskalasi geopolitik global yang dinilai berpotensi memicu perlombaan senjata nuklir.

"Tiap sore, tiap malam dalam berita-berita eskalasi, eskalasi, eskalasi," ujar Prabowo.

2. Prabowo khawatir terjadi efek domino kepemilikan senjata nuklir

Presiden Prabowo Subianto saat menggelar pertemuan dengan pengusaha KADIN Pusat dan Daerah seluruh Indonesia, Jumat (31/7/2026). (Youtube/Sekretariat Presiden)

Dia kemudian menguraikan kekhawatiran mengenai efek domino kepemilikan senjata nuklir di kawasan Timur Tengah.

"Dikatakan bahwa Iran sudah punya senjata nuklir. Sekarang Saudi Arabia ingin juga punya senjata nuklir. Kalau Saudi Arabia ingin punya senjata nuklir, tidak menutup kemungkinan Emirate (UEA) juga ingin punya senjata nuklir, Qatar juga ingin punya senjata nuklir, Mesir juga ingin senjata nuklir," kata dia.

Prabowo juga menilai konflik di Timur Tengah tidak terlepas dari perebutan sumber daya alam.

"Kenapa ribut di Timur Tengah, Timur Tengah banyak gas, banyak minyak, dan banyak mineral-mineral lain. Berkecamuklah perang sudah ratusan tahun di situ. Saudara-saudara, jadi devide et impera itu bukan tulisan di buku sejarah. Itu nyata," kata dia.

3. Siaran langsung terputus dan videonya viral

Presiden Prabowo Subianto saat menggelar pertemuan dengan pengusaha KADIN Pusat dan Daerah seluruh Indonesia, Jumat (31/7/2026). (Youtube/Sekretariat Presiden)

Di tengah penyampaian pidato tersebut, siaran langsung di YouTube Sekretariat Presiden itu pun mendadak berhenti. Potongan video yang memperlihatkan momen itu kemudian viral di media sosial X.

Akun @ardisatriawan mengunggah cuplikan tersebut dan menulis, "MOMEN SIARAN LIVE PIDATO-NYA DICUT!!! Dikatakan bahwa Iran sudah punya senjata nuklir... Sekarang Saudi Arabia ingin juga punya senjata nuklir... Qatar juga mau punya senjata nuklir... Mesir juga mau senjata nuklir. Mic mati ganti klip iklan," tulis dia.

Akun tersebut sempat mengatakan bahwa video tersebut sudah diturunkan. Hasil pengecekan kembali IDN Times di akun YouTube Sekretariat Presiden, video di acara tersebut tersedia kembali tetapi bagian tentang nuklir yang sebelumnya muncul telah hilang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article