Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Prabowo Kumpulkan Ketua Umum Partai di Istana, Surya Paloh Merapat

Dalam Sidang Kabinet Paripurna yang berlangsung di Istana Negara pada Senin (5/5), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintahan Kabinet Merah Putih telah menunjukkan hasil nyata dalam 6 bulan pertama masa kerja. (Dok. Tim Komunikasi Prabowo)
Ilustrasi - Dalam Sidang Kabinet Paripurna yang berlangsung di Istana Negara pada Senin (5/5/2025), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintahan Kabinet Merah Putih telah menunjukkan hasil nyata dalam 6 bulan pertama masa kerja. (Dok. Tim Komunikasi Prabowo)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah ketua umum dan sekjen partai politik di Istana Kepresidenan Jakarta, Minggu (31/8/2025). Satu persatu ketua umum partai politik datang.

Pantauan IDN Times, yang sudah hadir di Istana Kepresidenan Jakarta ada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhy Baskoro Yudhoyono (mewakili Agus Harimurti Yudhoyono), Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Selain itu, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, juga hadir. Namun, Surya tak datang melalui pintu pilar, ia datang melalui pintu Bali yang tak dapat diakses jurnalis.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Najamudin juga terlihat hadir di Kompleks Istana Kepresidenan melalui pintu pilar.

Sejumlah ketua umum yang hadir enggan memberikan pernyataan terkait agenda apa yang dibahas dengan Presiden Prabowo.

Tak hanya itu, sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih juga terlihat hadir. Mereka menyebut akan ada sidang kabinet.

"Kita tunggulah, nanti setelah sidang kabinet nanti kita (sampaikan pernyataan)," ujar Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Demonstrasi berujung ricuh hingga penjarahan terjadi di Jakarta dan beberapa kota lain. Penjarahan terjadi di kediaman aggota DPR RI Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya, hingga Nafa Urbach, yang belakangan menjadi sorotan karena ulah mereka yang dinilai menyakiti hati rakyat.

Demo besar-besaran ini dipicu kemarahan publik atas tunjangan mewah anggota DPR RI, di tengah kesulitan ekonomi rakyat bawah. Selain itu, demo juga dipucu seorang driver ojol bernama Affan Kurniawan yang tewas dilindas mobil rantis polisi saat demonstrasi di sekitar gedung DPR RI pada Kamis malam, 28 Agustus 2025. #SalingJagaSesamaKita

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us