Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto sempat meminta izin untuk mempercepat penyampaian Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI karena hendak menunaikan salat Jumat. Pidato Kenegaraan Prabowo berlangsung nyaris 2 jam.
Adapun, momen ini terjadi ketika Kepala Negara telah memaparkan kebijakan pemerintah terkait perlindungan sosial dalam pidatonya. Mulanya, Prabowo menjelaskan, pemerintah terus berupaya untuk melakukan digitalisasi pendaftaran bantuan sosial agar penyaluran program perlindungan sosial tepat sasaran.
"Perlindungan sosial kita sadari harus semakin tepat sasaran, mudah, dan bermartabat. Per hari ini, digitalisasi pendaftaran bantuan sosial untuk program PHK dan PKH...," kata Prabowo.
Namun, Prabowo menghentikan sejenak pidatonya setelah menyadari membutuhkan minum. Ia pun meminum kopi yang telah disediakan panitia Sidang Tahunan MPR. Aksi tersebut disambut tawa para peserta sidang.
"Tadi saya bilang... minta maaf, minta maaf. Minta maaf izin minum kopi lagi," ujar Prabowo.
Setelah itu, Prabowo menyampaikan perlu segera menyelesaikan pidato kenegaraannya untuk menunaikan salat Jumat. Terlebih, kata dia, para politikus PKS telah melirik karena waktu sudah menunjukan salat Jumat.
"Mau sembahyang Jumat ini. PKS udah ngelirik-ngelirik," kata Prabowo yang kembali mengundang tawa peserta sidang.
Kemudian, Prabowo meminta waktu untuk menyelesaikan pidatonya. Adapun Prabowo, pidato selama 1 jam 55 menit.
"Sebentar, nggak lama... tujuh menit," ujar Prabowo.
