Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo Tak Mau Wariskan Masalah Bagi Generasi Muda
Presiden RI, Prabowo Subianto memberikan pidato dalam dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD 2026 di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan siap mengambil keputusan sulit untuk menyelesaikan persoalan rakyat, bukan sekadar menjelaskan alasan masalah tak dapat ditangani.
  • Dalam pidato di Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR-DPD, Prabowo menegaskan tidak ingin mewariskan masalah lebih berat kepada generasi penerus.
  • Prabowo menilai pembangunan bangsa membutuhkan kerja sama seluruh lembaga negara, pemerintah pusat-daerah, dan rakyat demi Indonesia berdaulat, adil, makmur, serta kekayaan untuk kemakmuran bersama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengaku harus mengambil keputusan sulit untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi rakyat Indonesia. Prabowo mengatakan, cara kerja seperti ini terpaksa diambil karena tidak ingin mewariskan masalah-masalah baru bagi generasi mendatang.

Dia mengakui menerima mandat dari rakyat bukan untuk menjelaskan mengapa masalah tidak bisa diselesaikan, melainkan untuk menyelesaikannya dan mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat. Hal ini disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan dan Sidang Bersama MPR RI, DPR RI, dan DPD RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

"Kami memilih mengambil keputusan yang sulit pada hari ini daripada mewariskan masalah yang lebih berat lagi dan lebih rumit lagi kepada generasi-generasi penerus kita," kata Prabowo.

Kendati demikian, Prabowo menambahkan, pembangunan bangsa bukan pekerjaan presiden seorang diri dan pemerintahannya. Namun, republik ini dibangun oleh kerja sama seluruh lembaga negara, pemerintah pusat dan daerah serta seluruh elemen dari seluruh rakyat Indonesia.

"81 tahun yang lalu para pendiri bangsa mewariskan kepada kita sebuah negara dan sebuah cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur, Indonesia yang kekayaannya harus dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat dan tidak boleh hanya dinikmati oleh segelintir orang saja," kata Prabowo.

Curated For You

Editorial Team

Related Article