Prabowo: Pemerintah Putuskan Kebijakan Transformatif Tiap Lima Hari

- Presiden Prabowo menyatakan pemerintahannya rata-rata menetapkan satu kebijakan transformatif setiap lima hari, disampaikan dalam Pidato Kenegaraan Sidang Tahunan MPR RI 2026.
- Prabowo mengapresiasi kerja keras para menteri dan pembantunya, yang menurutnya menghadapi beban kerja berat hingga beberapa harus dirawat, pingsan, atau menjalani operasi.
- Ia berjanji memberi lebih banyak waktu istirahat selama sisa masa jabatan, sembari menegaskan kerja keras pemerintah merupakan pelaksanaan amanah dari rakyat.
Jakarta, IDN Times - Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan, pemerintahannya terus mendorong berbagai kebijakan transformatif dalam waktu yang relatif singkat. Hal itu disampaikan Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI 2026.
Prabowo mengatakan, pemerintah telah mengambil satu kebijakan transformatif rata-rata setiap lima hari. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras para menteri dan pembantunya selama menjalankan tugas pemerintahan.
“Kita bisa mengatakan bahwa kita telah putuskan satu kebijakan transformatif setiap lima hari. Demikian kerasnya menteri-menteri saya dan pembantu-pembantu saya telah bekerja,” ujar Prabowo.
Ia bahkan menyebut sejumlah pembantunya mengalami kondisi kesehatan akibat beban kerja yang berat.
“Beberapa di antara mereka terpaksa masuk rumah sakit. Ada yang pingsan, ada yang operasi. Banyak yang kecapean,” katanya.
Prabowo kemudian berjanji akan memberikan lebih banyak waktu istirahat kepada para pembantunya selama sisa masa jabatannya. Meski demikian, Prabowo menyebut para pembantunya merespons janji tersebut dengan candaan bahwa janji itu masih sebatas janji.
Ia juga menegaskan bahwa kerja keras tersebut merupakan bentuk kesungguhan pemerintah dalam menjalankan amanah rakyat.
“Yang ingin saya sampaikan, kita menerima amanah itu dengan penuh kehormatan. Tugas dari rakyat,” ujar Prabowo.












