Meksiko Bantah FBI Terlibat Penangkapan Eks Atlet Olimpiade Kanada

- Wedding menyerahkan diri ke Kedubes AS di Meksiko, sebelum diserahkan kepada FBI.
- Patel sebut Wedding sudah menjadi penyelundup narkoba besar, dan telah diterbangkan ke AS.
- Meksiko ekstradisi puluhan bos kartel narkoba ke AS untuk menurunkan ketegangan kedua negara.
Jakarta, IDN Times - Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum mengatakan bahwa FBI tidak terlibat dalam penangkapan mantan atlet Olimpiade asal Kanada, Ryan Wedding. Selama ini, ia diketahui memiliki hubungan dengan Kartel Sinaloa dan berperan sebagai penyelundup narkoba.
“Kepala FBI, Kash Patel memang berada di Meksiko dan terdapat pertemuan soal kesepakatan keamanan yang didiskusikan. Namun, ia berada di Meksiko beberapa hari usai Wedding menyerahkan diri,” ungkapnya, dikutip dari The Latin Times, Selasa (27/1/2026).
Beberapa pekan terakhir, hubungan Amerika Serikat (AS) dan Meksiko menegang soal ancaman pengiriman tentara. Namun, Meksiko menolak segala bentuk intervensi dan pengiriman tentara asing di negaranya.
1. Wedding menyerahkan diri ke Kedubes AS di Meksiko

Menteri Keamanan Meksiko, Omar Garcia Harfuch mengatakan bahwa Wedding sudah menyerahkan diri ke Kedutaan Besar AS di Meksiko. Ia menyerah sebelum diserahkan kepada FBI.
“Kepala FBI sudah bertolak ke AS hari ini dan memberikan dua prioritas utama, yakni pelaku non-warga AS yang ditangkap oleh otoritas Meksiko dan menjadi salah satu orang yang dicari oleh FBI. Selain itu, seorang warga Kanada yang menyerahkan diri secara sukarela kemarin,” tutur Garcia Harfuch, dilansir CNN.
Wedding sudah diterbangkan ke AS pada akhir pekan lalu dan tiba di Bandara Internasional Ontario, California Selatan. Otoritas AS sudah menyita senjata, mobil mewah, dan sejumlah barang seni di rumah Wedding.
2. Patel sebut Wedding sudah menjadi penyelundup narkoba besar

Patel mengungkapkan bahwa Wedding telah mengubah diri dari atlet peselancar salju di Olimpiade menjadi sosok penyelundup narkoba terbesar. Ia menyebutnya sebagai Pablo Escobar di era modern.
FBI sudah menawarkan hadiah sebesar 15 juta dolar AS (Rp251 miliar) bagi siapapun yang dapat memberikan informasi penangkapan Wedding. Ia bahkan sudah masuk 10 daftar buronan paling dicari oleh FBI.
Departemen Kehakiman AS (DOJ) sudah menetapkan dakwaan kepada Wedding atas penyelundupan narkoba dari Kolombia. Wedding juga disebut terlibat dalam kasus pembunuhan di restoran di Kolombia pada Januari ini.
3. Meksiko ekstradisi puluhan bos kartel narkoba ke AS

Pekan lalu, Meksiko sudah mengekstradisi 37 pemimpin kartel narkoba ke AS. Keputusan ini disebut untuk menurunkan ketegangan kedua negara dan tekanan dari pemerintahan Presiden Donald Trump.
Sheinbaum menyebut, ekstradisi ini untuk mengutamakan kepentingan Meksiko. Selain itu, keputusan ini adalah hasil kerja dari kesepakatan AS dan Meksiko dan menjawab permintaan dari DOJ.
Petinggi kartel narkoba yang diekstradisi termasuk dari Kartel Sinaloa, Beltran Leyva, Jalisco, Noreste, dan Los Zetas. Ekstradisi ini termasuk janji untuk tidak menetapkan hukuman mati terhadap para tahanan.


















