Pramono Bagikan 2.524 Penerima KJMU Baru Tahap 2, Ini Pesannya!

- KJMU dapat memotong garis ketidakberuntungan
- Pemprov DKI memastikan keberlanjutan pendidikan mahasiswa
Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membagikan 2.524 penerima baru 16.920 Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2025 di Balai Kota Jakarta, pada Kamis (19/2/2026).
Pramono mengatakan, tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan KJMU karena terbatasnya anggaran.
"Tahap dua ini dibagikan 16.920 siswa. Sebanyak 2.524 baru karena ada yang lulus dan sebagainya, dan sekarang di antaranya adalah saudara-saudara sekalian," ujar Pramono saat mengisi orientasi penerima KJMU Baru tahap II.
1. KJMU dapat memotong garis ketidakberuntungan

Pramono meyakini KJMU dapat memotong garis ketidakberuntungan dalam sebuah keluarga. Dia mencontohkan pengalamannya sendiri yang sejak SMA hingga perguruan tinggi mengandalkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan.
Saat SMA, Pramono memperoleh beasiswa Supersemar. Ketika melanjutkan kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB), dia kembali mendapatkan beasiswa Supersemar serta bantuan dari Ikatan Orang Tua Mahasiswa ITB.
“Itulah yang betul-betul menjadi modal saya untuk sekolah dan menyelesaikan sampai dengan S3,” ujar dia.
2. KJMU bisa sampai S3

Pramono berharap agar cakupan KJMU ke depan tidak hanya untuk jenjang S1, tetapi juga S2 dan S3. Dengan demikian, semakin banyak generasi muda Jakarta memiliki akses pendidikan tinggi secara berkelanjutan.
“Semoga para penerima KJMU dapat tumbuh menjadi generasi muda yang berprestasi, membanggakan, serta berkontribusi dalam transformasi Jakarta menuju kota global yang berkelanjutan dan berdaya saing. Bermimpilah setinggi-tingginya. Kita semua berhak bermimpi menjadi apa saja. Mimpi itulah yang akan menjadi pemicu untuk meraih prestasi terbaik,” kata dia.
3. Pemprov DKI memastikan keberlanjutan pendidikan mahasiswa

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, mengatakan, pelaksanaan KJMU Tahap II Tahun 2025 memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam membuka akses dan memastikan keberlanjutan pendidikan mahasiswa.
“Melalui forum ini, Dinas Pendidikan memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran sekaligus memperkuat pembinaan, pendampingan, dan komitmen akademik para penerima manfaat,” kata Nahdiana.

















