Pramono Minta Jalan Rusak Ditambal Usai Pelajar Tewas Kecelakaan

- Penyebab pelajar tewas jalan berlubangPramono memantau hasil CCTV untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang menewaskan pelajar karena jalanan licin dan berlubang.
- Nyawa korban tak tertolongKorban dilarikan di RS Polri namun nyawa tidak tertolong. Pemakaman di TPU Menteng Pulo dengan biaya ditanggung Pemerintah DKI Jakarta.
Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memerintahkan kepada Dinas Bina Marga menutup semua jalan berlubang imbas tewasnya seorang pelajar karena jalan rusak di Matraman, Jakarta Timur.
"Kami meminta untuk masyarakat, berkali-kali diingatkan oleh Dinas Kominfo Jakarta, sekarang ini memang ada beberapa ruang jalan yang berlubang," kata Pramono di Balai Kota, Senin (9/2/2026).
1. Penyebab pelajar tewas jalan berlubang

Pramono mengatakan, pihaknya sudah memantau hasil CCTV untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang menewaskan pelajar tersebut.
"Penyebabnya adalah jalanan yang licin dan berlubang dilalui dengan kecepatan yang tinggi. Jadi ini kecelakaannya adalah kecelakaan tunggal," ujar dia
2. Nyawa korban tak tertolong

Pramono mengatakan, saat kejadian, korban dilarikan ke RS Polri didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan kepala sekolah, tetapi nyawanya tidak tertolong. Pramono pun telah menyiapkan pemakaman di TPU Menteng Pulo.
"Saat ini pelajar sudah di rumah duka dan sebentar lagi akan dimakamkan. Biaya rumah sakit ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah DKI Jakarta," kata dia.
3. Pramono sampaikan duka cita

Pramono juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya pelajar SMK 34 Jakarta tersebut, yakni Aldi Suryaputra.
"Saya mewakili Provinsi DKI Jakarta turut berduka cita atas wafatnya Ananda Aldi Suryaputra, siswa SMK 34 Jakarta yang mengalami kecelakaan tunggal lalu lintas pada pagi ini," ujar dia.
Diberitakan, seorang pelajar meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin pagi. Kecelakaan itu diduga akibat jalan yang rusak.
"Di sini sudah sering (terjadi kecelakaan), mungkin karena tambalan jalan (berlubang), jadi rawan," kata Ardhi, warga sekitar, dikutip dari ANTARA.















