- Angkot 07, Terminal Bekasi-Seroja
- Angkot 25, Rawa Panjang-Stasiun Cakung
- Angkot 11, Bantargebang-Terminal Bekasi
- Angkot 30, Taman Harapan Baru (THB) -Terminal Bekasi
- Angkot 10 rute Pondok Ungu - Terminal Bekasi.
Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Kehadiran Trans Beken di Bekasi

- Penghasilan sopir angkot menurun. Sopir angkot khawatir pendapatannya akan terganggu dengan kehadiran Trans Beken.
- Bis Kita yang sudah beroperasi sejak 2025 juga telah berdampak terhadap pendapatan sopir angkot.
- Ada kekhawatiran penghasilan akan semakin menurun jika Trans Beken mulai beroperasi.
- Sopir angkot tidak keberatan dengan kehadiran Bis Kita maupun Trans Beken. Mereka meminta masyarakat pengguna Bis Kita dan Trans Beken tetap dikenakan biaya.
Bekasi, IDN Times - Ratusan sopir angkot melakukan demontrasi menolak beroperasinya Trans Beken di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Selasa (10/2/2026).
Demontrasi tersebut mengakibatkan lima trayek angkot mogok sementara beroperasi, hingga membuat arus lalu lintas di sekitar Jalan Ahmad Yani tersendat.
Lima trayek angkot yang mogok yakni:
1. Penghasilan sopir angkot menurun

Salah satu sopir angkot, Inay (37 tahun) mengatakan, hadirnya bus Trans Beken ditakutkan bakal mengganggu pendapatan setiap harinya. Bahkan sebelum ada Trans Beken, Bis Kita yang telah beroperasi sejak 2025 juga sudah berdampak terhadap para sopir angkot.
"Ada Bis Kita juga ya bagus, nyaman, rapih ya kan. Tapi kan di satu sisi kita gimana nih sebagai sopir angkot. Karena sebelum ada dia (Bis Kita), penghasilan kami ya mencukupi. Ada buat gajian bocah, emaknya bocah juga senang dibagi duit mulu," katanya kepada jurnalis.
Dia juga mengungkapkan, penghasilannya dapat lebih menurun lagi jika Trans Beken sudah mulai beroperasi.
2. Minta bersaing dengan sehat

Dia mengatakan, tidak keberatan dengan kehadiran Bis Kita maupun Trans Beken. Namun, dia meminta masyarakat pengguna Bis Kita dan Trans Beken tetap dikenakan biaya.
"Bersaing aja, nggak apa-apa dia berjalan, angkot juga berjalan. Tapi dia berbayar. Berbayar aja (tidak gratis)," jelasnya.
Adapun Bis Kita memiliki trayek Summarecon Bekasi - Vida, sementara Trans Beken memiliki trayek Terminal Bekasi - Harapan Indah. Masyarakat yang ingin menggunakan dua transportasi tersebut pun masih belum dikenakan biaya.
3. Trans Beken ciptakan konsumen baru

Sementara, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan, trayek Trans Beken merupakan program lama yang sempat terhenti pada 2023. Trans Beken juga melayani rute Terminal Bekasi, terhubung dengan LRT Bekasi Timur dan LRT Bekasi Barat, lalu kembali ke kawasan Harapan Indah.
“Artinya, ini menjawab kebutuhan transportasi massal yang modern, aman, nyaman, dan tentu teratur waktunya. Harapannya bisa memudahkan masyarakat dalam beraktivitas dan memberi banyak pilihan transportasi,” kata Tri.
Dia juga menyampaikan, kekhawatiran sopir angkot lebih disebabkan potensi berkurangnya penumpang. Padahal, lanjut Tri, Trans Beken justru dapat menciptakan konsumen baru.
“Padahal justru ini berpotensi menumbuhkan penumpang baru, terutama yang beralih dari kendaraan pribadi atau dari transportasi lain yang tarifnya lebih mahal seperti ojek online," jelas Tri.

















