Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Riau Dikepung 251 Titik Panas, BPBD Siapkan Status Siaga Karhutla

Image 11-02-26 at 11.32.jpeg
Sebaran titik panas di Provinsi Riau dengan Kabupaten Bengkalis dengan titik terbanyak. (dok. ANTARA/HO-BMKG)
Intinya sih...
  • Pemantauan titik panas dilakukan di seluruh wilayah Riau, dengan 336 titik panas terdeteksi di Pulau Sumatra.
  • Penanganan kebakaran hutan dan lahan dilakukan di sepuluh wilayah Riau, dengan luasan karhutla mencapai 182,76 hektare.
  • BPBD siap menerapkan status siaga darurat karhutla setelah menemukan 848 titik panas dan 79 titik api di Riau.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 251 titik panas di Provinsi Riau. Kabupaten Bengkalis mencatatkan jumlah terbanyak, yaitu 139 titik panas.

"Jumlah tersebut berdasarkan pembaruan data hingga Rabu pukul 07.00 WIB," kata Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru Gita Dewi S di Pekanbaru dikutip dari ANTARA, Rabu (11/02/2026).

1. Pemantauan titik panas dilakukan di seluruh wilayah Riau

Karhutla Riau (Dok. BNPB)
Karhutla Riau (Dok. BNPB)

Lebih lanjut, pemantauan titik panas dilakukan di seluruh wilayah Riau. Selain di Bengkalis, sebaran titik panas juga terpantau di Inderagiri Hilir sebanyak 18 titik, Siak 6 titik, Kepulauan Meranti 2 titik, serta Rokan Hilir dan Kota Dumai masing-masing satu titik.

Sebagai informasi, di Pulau Sumatra total titik panas yang terdeteksi mencapai 336 dengan Riau sebagai penyumbang utama.

Wilayah lain di pulau tersebut yang juga terdeteksi titik panas adalah Kepulauan Bangka Belitung (25), Aceh (20), Sumatra Utara (16), Kepulauan Riau (14), Sumatra Barat (5), dan Jambi (3).

2. Penanganan kebakaran hutan dan lahan di sepuluh wilayah Riau

ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (commons.wikimedia.org/The National Guard)
ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (commons.wikimedia.org/The National Guard)

Sementara, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan di sepuluh kabupaten dan kota di Riau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau mencatat, luasan karhutla pada awal tahun 2026 mencapai 182,76 hektare.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Damkar Riau Jim Gafur menyebutkan, kesepuluh daerah tersebut adalah Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, serta Kota Dumai dan Pekanbaru.

Data luasan tercatat untuk masing-masing wilayah sebagai berikut. Untuk karhutla di Kota Dumai hingga saat ini tercatat seluas 19,52 hektare, Bengkalis (65,51), Kepulauan Meranti (7,90), Siak (9,55), Pekanbaru (11,58), Kampar (8,50), Pelalawan (21), Inhu (1,20), Inhil (36,50), dan Kuansing (1,50).

3. BPBD bersiap terapkan status siaga darurat karhutla

ilustrasi kebakaran hutan (pixabay.com/Ylvers)
ilustrasi kebakaran hutan (pixabay.com/Ylvers)

Lebih jauh, BPBD Damkar Riau menemukan 848 titik panas dan 79 titik api berdasarkan rincian luasan karhutla yang telah terjadi. Menanggapi hal tersebut, antisipasi karhutla dilakukan dengan mempersiapkan penetapan status siaga darurat.

BPBD Damkar Riau telah meminta BPBD kabupaten dan kota untuk dapat menetapkan status siaga darurat karhutla.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More

2 Pilot Pesawat Dikabarkan Tewas Ditembak di Papua, Kemenkopolkam Telusuri

11 Feb 2026, 14:23 WIBNews