Sempat Ditutup Imbas Demo, Stasiun MRT Istora Dibuka Lagi

- Stasiun MRT Istora kembali dibuka setelah ditutup imbas demo pada Minggu (31/8/2025).
- Tarif Rp1 berlaku mulai hari ini hingga 7 September 2025 sebagai kompensasi atas kondisi prasarana yang belum pulih total.
- Aksi demo besar-besaran dipicu oleh kemarahan warga setelah seorang driver ojol tewas dilindas mobil rantis polisi pada Kamis malam, 28 Agustus 2025.
Jakarta, IDN Times - Setelah sebelumnya sempat ditutup beberapa hari imbas demo, pada Minggu (31/8/2025) stasiun MRT Istora kembali dibuka. Dari pantauan IDN Times, terlihat penumpang yang naik-turun dari Stasiun MRT Istora cenderung sepi sekitar pukul 11.05 WIB.
MRT Jakarta juga mengumumkan tarif Rp1 yang berlaku mulai hari ini hingga 7 September 2025. "Sebagai bentuk kompensasi atas kondisi prasarana pada beberapa titik stasiun MRT Jakarta yang kondisinya masih belum pulih total," tulis akun Instagram @mrtjkt.
Kondisi di dalam MRT sendiri terpantau cukup ramai dan semua fasilitas dapat digunakan dengan normal, termasuk tenant-tenant yang berjualan di stasiun MRT, mayoritas tetap buka seperti biasa di stasiun MRT Lebak Bulus.
Aksi demo besar-besaran berujung ricuh terjadi di sejumlah titik di ibu kota, di antaranya kawasan Kramat Kwitang dan Pasar Senen, Jakarta Pusat. Massa memblokir akses jalan, membakar pos polisi, serta merusak rambu lalu lintas di sekitar simpang Pasar Senen, pada Jumat (29/8).
Demo besar-besaran ini dipicu oleh kemarahan warga setelah seorang driver ojol bernama Affan Kurniawan tewas dilindas mobil rantis polisi pada Kamis malam, 28 Agustus 2025. Pada Jumat pagi, jenazahnya telah dimakamkan di TPU Karet Bivak pukul 10.00 WIB. #salingjagasesamawarga