Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ukraina Protes Hungaria yang Pulangkan Tawanan Perang dari Rusia

Ukraina Protes Hungaria yang Pulangkan Tawanan Perang dari Rusia
Tentara Ukraina. (commons.wikimedia.org/President Of Ukraine)
Intinya Sih
  • Ukraina memanggil Kuasa Usaha Hungaria di Kiev untuk memprotes pemulangan tawanan perang Ukraina dari Rusia ke Hungaria tanpa koordinasi resmi.
  • Kiev menuduh Budapest dan Moskow memanipulasi isu etnis Hungaria demi kepentingan politik, sementara Rusia mengizinkan pembebasan dua tawanan perang asal etnis tersebut.
  • Presiden Zelenskyy membantah tuduhan Hungaria soal pemblokiran pipa minyak Druzhba dan menilai kerusakan tidak bisa ditentukan hanya lewat citra satelit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Ukraina mengatakan akan memanggil Kuasa Usaha Hungaria di Kiev. Pemanggilan ini untuk memprotes pemulangan tawanan perang Ukraina dari Rusia ke Hungaria. 

“Kuasa Usaha Hungaria akan diundang untuk memberikan informasi soal masalah ini. Ukraina akan meminta soal akses individu yang diserahkan dari Rusia ke Hungaria,” terangnya, dikutip dari Ukrainska Pravda, Kamis (5/3/2026).

Belakangan ini, hubungan Ukraina dan Hungaria terus memanas. Budapest terus menyalahkan Kiev yang disebut sengaja menolak mengirimkan minyak asal Rusia lewat pipa Druzhba. 

1. Tuduh Rusia dan Hungaria berupaya memanipulasi Ukraina

Kemlu Ukraina menyatakan, pemulangan tawanan perangnya dari Rusia adalah prioritas. Alhasil, Kiev harus mengetahui bahwa kabar ini adalah fakta bukan upaya manipulasi dari Rusia dan Hungaria. 

Kiev menyebut, Budapest sudah memainkan kartu etnisitas sebagai permainan politiknya. Menurutnya, Hungaria sengaja bernegosiasi pembebasan dua warga Ukraina dari etnis Hungaria dari Rusia sebagai alat untuk mendulang suara dalam pemilihan umum (pemilu). 

“Upaya kemanusiaan dari negara bahwa Ukraina mengamankan warga dari tawanan tidak pernah diikuti oleh politisasi. Apa yang terpenting adalah nyawa manusia diperlakukan yang utama,” tuturnya. 

2. Rusia bersedia bebaskan 2 tawanan perang dari etnis Hungaria

Presiden Rusia, Vladimir Putin mengungkapkan kesediaannya untuk membebaskan dua tawanan perang Ukraina dari etnis Hungaria. Pernyataan itu diungkapkan setelah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Hungaria, Peter Szijjarto di Moskow. 

“Seperti yang sudah diminta oleh Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban, Anda dapat menjemput mereka bersama pesawat Anda untuk pulang ke Budapest,” tutur Putin, dilansir dari The Moscow Times.

Sebagai informasi, Ukraina adalah rumah dari 150 ribu etnis Hungaria. Mayoritas dari mereka tinggal di Transkarpatia yang terletak di bagian barat Ukraina. 

3. Zelenskyy tolak tuduhan Hungaria soal pemblokiran pipa Druzhba

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy menolak tuduhan Orban soal Ukraina memblokir pengiriman minyak dari Rusia ke Hungaria lewat citra satelit. Menurutnya, kerusakan tersebut tidak dapat dinilai hanya lewat foto citra satelit. 

Dilansir TVP World, Zelenskyy menyebut bahwa Orban mungkin adalah pesulap yang dapat melihat kondisi pipa hanya lewat udara. Ia menekankan, seharusnya Hungaria memprotes kepada Rusia agar tidak melancarkan serangan ke fasilitas energi Ukraina. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Latest in News

See More