Kurnia lebih memilih berkomentar mengenai isu adanya pengerahan masa untuk ikut berdemonstrasi mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berlanjut.
TOP 5: Respons Istana Mahasiswa UBK Terima Uang Demo hingga Ebenezer Dipenjara di Sukamiskin

- Istana menanggapi isu mahasiswa UBK yang menerima uang demo, sementara Bakom Pemerintah menegaskan tidak ada arahan pemerintah dalam aksi dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- KPK resmi mengeksekusi mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer ke Lapas Sukamiskin untuk menjalani hukuman 4,5 tahun penjara terkait perkara korupsi.
- Presiden Prabowo Subianto menyatakan mengetahui pihak yang membayar massa demonstrasi, di tengah maraknya aksi pro dan kontra terhadap kebijakan Makan Bergizi Gratis.
Jakarta, IDN Times - Istana merespons soal mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) yang menerima uang demo. Artikel tersebut menjadi salah satu yang populer di IDN Times pada Rabu (24/6/2026).
Selain itu, berita tentang mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer yang dipenjara di Sukamiskin, Prabowo mengaku tahu siapa yang bayar demo, Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah bantah soal demo dukung MBG arahan pemerintah hingga Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan tetap lanjut meski ada peserta latsar meninggal dunia juga masuk dalam deretan Top 5 IDN Times.
1. Respons istana soal mahasiswa UBK terima uang demo
elaksana Tugas (Plt.) Deputi III Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Kurnia Ramadhana, enggan berkomentar terkait Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK), Muhammad Abdimaludin, menerima uang demo.
2. Immanuel Ebenezer dijebloskan ke penjara Sukamiskin selama 4,5 tahun
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menjebloskan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Immanuel Ebenezer ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Ia akan hidup di dalam jeruji besi selama 4,5 tahun.
“Jadi, untuk hari ini, untuk pidana badan terhadap 11 terpidana perkara K3 sudah kita laksanakan eksekusi di Sukamiskin. Dari 11 terpidana itu terbagi ke dalam empat berkas perkara,” ujar Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikto, di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan) KPK, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (24/6/2026).
3. Prabowo: Saya kasih peringatan, saya tahu siapa yang bayar demo
Presiden Prabowo Subianto buka suara terkait dalam sebulan ini muncul sejumlah aksi unjuk rasa dengan berbagai tuntutan, ada yang meminta menurunkan harga BBM, hingga menolak adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski demikian, ada juga demo tandingan yang mendukung MBG.
Dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026), Prabowo mengaku mengetahui siapa yang membayar massa untuk berdemo.
4. Bakom bantah demo dukung MBG arahan pemerintah
Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi III Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Kurnia Ramadhana, membantah adanya isu demonstrasi yang mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) digerakkan pemerintah. Menurutnya, semua demo yang mengkritik maupun mendukung, tidak ada campur tangan pemerintah.
"Di dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia, siapa pun boleh menyatakan pendapat. Baik pendapat yang sepakat dengan kebijakan maupun yang mengkritik kebijakan pemerintah. Posisi pemerintah menghormati kedua belah pihak tersebut," ujar Kurnia di kantor Bakom, Jakarta, Rabu (24/6/2026).
5. Dua peserta SPPI wafat saat latsar, Wamensesneg sebut KDKMP terus lanjut
Dua orang peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 meninggal dunia saat mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil) di satuan pendidikan TNI. Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro, mengatakan, program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tetap berlanjut.
"Program Koperasi Merah Putih tentu lanjut," ujar Juri di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (24/6/2026).


















