Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
TOP 5: Wakil Kepala BGN Buka Suara soal OTT hingga S3 Gaji Rp2,3 Juta
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya (tengah). (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Jakarta, IDN Times - Wakil Kepala BGN, Irjen Pol (Purn.) Sony Sanjaya, menanggapi isu OTT dengan muncul langsung di Bareskrim Polri dan menyatakan dirinya hadir untuk klarifikasi. Sony ramai diisukan ditangkap Kejaksaan Agung terkait dugaan jual beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Selain artikel di atas, hampir sepanjang Senin (26/5/2026), pembaca IDN Times juga banyak menyoroti artikel terkait kisah miris lulusan S3 Melbourne jadi dosen di Indonesia digaji cuma Rp2,3 juta, Kejaksaan Agung tetapkan mantan anggota Ombudsman Yeka Hendra jadi tersangka, dan beberapa artikel menarik lainnya yang tergabung dalam #IndonesiaHariIni.

1. Diisukan kena OTT, Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya: Saya ada di sini!

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen Pol (Purn.) Sony Sonjaya, merespons isu dirinya kena operasi tangkap tangan (OTT). Respons tersebut dia sampaikan setelah berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri tentang dengan kasus dugaan jual beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). “Saya responsnya hari ini ada di sini bicara dengan rekan-rekan,” ujar dia di Bareskrim Polri, Senin (25/5/2026). Baca selengkapnya melalui tautan berikut ini.

2. Kisah miris lulusan S3 Melbourne jadi dosen di Indonesia digaji cuma Rp2,3 juta

Di ruang sidang Mahkamah Konstitusi (MK), kisah tentang pendidikan tak lagi hanya bicara kampus megah atau ambisi menjadi world class university. Ada cerita lain yang lebih sunyi, tentang dosen muda bergelar doktor yang harus menghitung ulang mimpi karena gaji tak cukup untuk sekadar menyewa rumah. Baca selengkapnya melalui tautan berikut ini.

3. Kejagung tetapkan mantan Anggota Ombudsman Yeka Hendra jadi tersangka

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan mantan anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, sebagai tersangka dalam kasus dugaan perintangan penyidikan atau Obstruction of Justice perkara korupsi pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya tahun 2022.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan Yeka terbukti dengan sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan penyidikan penuntutan dan pemeriksaan di sidang pengadilan terhadap terdakwa perkara tipikor dalam pemberian fasilitas ekspor CPO dan turunannya tahun 2022. Baca selengkapnya melalui tautan berikut ini.

4. Ini daftar Tim Amirul Hajj dan Pengawas Haji DPR RI 2026

Penyelenggaraan ibadah haji 2026 melibatkan sejumlah pejabat negara yang tergabung dalam Tim Amirul Hajj dan Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI. Kedua tim ini memiliki tugas berbeda, mulai dari diplomasi dengan pemerintah Arab Saudi, hingga mengawasi pelayanan jemaah haji Indonesia selama berada di Tanah Suci. 

Berdasarkan struktur yang dihimpun, Tim Amirul Hajj 2026 diisi sejumlah pejabat negara, akademisi, hingga tokoh organisasi keagamaan. Baca selengkapnya melalui tautan berikut ini.

5. Direktur PNBP Kemenkeu dipanggil KPK tentang kasus gratifikasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur PNBP Sumber Daya Alam dan Kekayaan Negara Dipisahkan Kementerian Keuangan, Wawan Sunarjo. Dia dipanggil terkait kasus dugaan gratifikasi di Kutai Kartanegara yang menyeret mantan Bupati Rita Widyasari. Wawan menjadi satu-satunya saksi yang dipanggil dalam perkara ini hari ini. Namun, belum diketahui kehadirannya. Baca selengkapnya melalui tautan berikut ini.

Editorial Team

Related Article