Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Usai Viral, Pramono Akhirnya Bangun SDN Kebayoran Lama 09 pada September
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengunjungi SDN Kebayoran Lama 09 Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026). (IDN Times/Dini Suciatingrum)

Jakarta, IDN Times – Akhirnya setelah terbengkalai dua tahun, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera membangun kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09. Pembangunan ditargetkan mulai paling lambat pada September 2026.

Pramono mengatakan, hasil peninjauannya menunjukkan kondisi bangunan sudah sangat memprihatinkan. Sekolah tersebut terakhir kali direnovasi pada 2011 dan kini banyak bagian bangunan mengalami kerusakan akibat rangka yang berkarat.

"Bangunan ini sebenarnya terakhir direnovasi tahun 2011. Kalau melihat kerangkanya, ada yang masih utuh, ada yang sudah berkarat sehingga menyebabkan kerusakan yang ada," kata Pramono di lokasi, Jumat (24/7/2026).

1. Pemprov DKI anggarkan Rp48,1 miliar

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengunjungi SDN Kebayoran Lama 09 Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026). (IDN Times/Dini Suciatingrum)

Ia mengungkapkan, semula Pemprov DKI merencanakan membangun 22 sekolah pada 2026. Namun, akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) serta kebijakan efisiensi anggaran, hanya tujuh sekolah yang sempat mendapatkan alokasi anggaran.

Karena kondisi bangunan yang dinilai mendesak, Pramono memutuskan empat sekolah diprioritaskan untuk segera dibangun, termasuk SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dengan anggaran Rp48,1 miliar.

"Kenapa harus dibangun sekarang juga? Karena memang kondisinya sudah sangat memprihatinkan," ujarnya.

2. Ada empat sekolah yang dibangun tahun ini

Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Selain SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Pemprov DKI Jakarta juga akan memprioritaskan untuk merehabilitasi tiga gedung sekolah lainnya yang kondisinya memprihatinkan.

Yakni SMA Negeri 102 Jakarta anggarannya Rp67,5 miliar, SD Negeri Cempaka Putih Barat 03 dengan anggaran Rp48,4 miliar, dan SD Negeri Papanggo 01 dan TKN Papanggo 01 dengan anggaran Rp74,1 miliar.

Pemprov DKI menyiapkan total anggaran sekitar Rp249 miliar untuk rehabilitasi sekolah tersebut. Pembiayaan pembangunan akan menggunakan anggaran APBD Perubahan dan pembiayaan kreatif lainnya seperti KLB.

"Di empat (sekolah) ini yang kemudian kita akan memulai pembangunan pada saat ini. Besok akan dirapatkan kembali, akan ditunjuk tim teknisnya, siapa yang mengawasi, dan sebagainya," jelas Pramono.

3. Pembangunan ditarget sepuluh bulan

Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Ia menargetkan seluruh persiapan, mulai dari penghapusbukuan hingga penunjukan kontraktor pelaksana, rampung pada Agustus 2026 sehingga pembangunan fisik dapat dimulai paling lambat pada September 2026 dan selesai selama 10 bulan.

"Rehab ini akan dimulai paling lama September. Agustus persiapan penghapusbukuan, menunjuk pelaksana kontraktornya, dan bulan September sudah harus mulai dibangun di tempat ini," ujar Pramono.

Curated For You

Editorial Team

Related Article