Viral Open House Lebaran Diduga Prank, Puluhan Warga Datang Malah Zonk

- Undangan open house gratis di Kemayoran viral di media sosial setelah akun bernama Arsyad Albanjari mengajak warga Jakarta datang menikmati hidangan Lebaran di apartemennya.
- Puluhan warga yang datang ke lokasi justru kecewa karena tidak ada acara, sementara pihak keamanan menyebut lebih dari 20 orang sempat mendatangi tempat tersebut tanpa hasil.
- Penghuni apartemen menegaskan tidak ada kegiatan open house dan sistem keamanan gedung tak memungkinkan tamu naik hanya dengan menyebut nama penghuni seperti dalam unggahan viral itu.
Jakarta, IDN Times - Sebuah unggahan undangan open house gratis di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, viral di media sosial Threads dan memicu polemik di kalangan warganet.
Nama Arsyad Albanjari pun tengah menjadi perbincangan hangat usai diduga melakukan penipuan berkedok acara open house Lebaran Idul Fitri 2026. Kasus ini mencuat setelah unggahan viral tersebut mengundang masyarakat, khususnya yang tidak mudik, untuk datang ke acara yang disebut digelar di sebuah apartemen di Kemayoran.
“Buat siapapun di Jakarta yang tidak mudik dan mau makan opor ayam, ketupat, rendang dan minum makanan lain nya edisi Lebaran hari raya Idul Fitri, besok saya open house ya mulai jam 09:00 WIB - 23:59 WIB,” tulis akun yang mengunggah H-1 Lebaran di Threads dengan akun @911x_y, dikutip Minggu (22/3/2026).
1. Undang warganet bawa satu RT

Pengunggah bahkan mempersilakan warganet datang mengajak keluarga, pasangan, bahkan satu RT untuk datang ke apartemennya.
"Silahkan datang mau satu rt, satu keluarga, sama pasangan sama siapapun silahkan datang!. Alamat: Apartement mediterania palace residence kemayoran jakarta pusat, tower C nanti pas sampai lobby bilang saja ke security nya minta tolong telfonin ke unit nya arsyad albanjari, sampai jumpa semuanya," tulisnya.
2. Undangan diduga prank

Namun, unggahan itu justru memicu kecurigaan dan disebut sebagai prank. Sejumlah warganet mengaku telah datang ke lokasi, namun harus pulang dengan tangan kosong. Berdasarkan informasi dari petugas keamanan, disebutkan sudah lebih dari 20 orang sempat mendatangi lokasi dengan tujuan menghadiri open house tersebut.
Peristiwa ini memicu kekecewaan publik. Banyak pihak menilai dugaan aksi tersebut tidak pantas, terlebih dilakukan saat momen Lebaran yang identik dengan kebersamaan dan kepedulian sosial.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi dari Arsyad Albanjari terkait viralnya undangan open house yang diduga berujung prank tersebut. Dalam profiknya, ia menulis King Of Prank 2026. IDN Times sudah berusaha menghubungi pemilik akun tersebut, namun belum mendapat respons.
3. Kesaksian penghuni apartemen

Sementara berdasarkan kesaksian seorang penghuni apartemen dan tower yang sama dengan lokasi yang disebut dalam unggahan tersebut, tidak ada kegiatan open house. Penghuni yang enggan disebutkan namanya, sebut saja Bee mengatakan, nama yang dicantumkan dalam undangan juga tidak dikenal oleh pihak keamanan.
“Dari keterangan security, tidak ada acara open house. Nama yang dicantumin juga gak ada yang nitip kartu akses. Security juga gak ada yang kenal sama yang bersangkutan,” ujar Bee pada IDN Times.
4. Keamanan apartemen tidak memungkinkan orang masuk Hanay menyebut nama penghuni

Ia juga menegaskan, sistem keamanan apartemen tidak memungkinkan seseorang naik ke unit hanya dengan menyebut nama penghuni, seperti yang tertulis dalam unggahan viral tersebut.
“Terus juga soal bilang aja atas nama dia untuk tap in kartu di lift naik ke unit itu gak bisa di apartemen ini. Titip kartu bisa, tapi kalau buat bantu naik, gak bisa. Apalagi cuma sebut nama aja,” jelasnya.
Peristiwa ini memicu reaksi keras dari publik. Banyak yang menyayangkan dugaan prank tersebut karena dinilai memanfaatkan momen Lebaran yang identik dengan kebersamaan dan empati, terutama bagi para perantau

















