Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
WANSUS: Larangan Diviralkan di Balik Robohnya SDN Kebayoran Lama 09
Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Atap SDN Kebayoran Lama Selatan 09 ambruk pada 27 November 2024, merusak empat kelas dan UKS. Tidak ada korban karena kejadian berlangsung saat libur Pilkada.
  • Hampir dua tahun belum diperbaiki, 274 siswa dari 10 rombel menumpang di SDN 11 dengan jadwal siang hingga sore, mengganggu aktivitas siswa, guru, dan sekolah penampung.
  • Sekolah telah melapor, DED selesai pada 2025 dan analisis tanah dilakukan. Pembangunan kembali sudah diusulkan, dengan harapan dapat direalisasikan pada 2027.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Atap SDN Kebayoran Lama Selatan 09 di Jakarta roboh pada 27 November 2024 setelah hujan deras. Untung tidak ada yang terluka karena hari libur. Sekarang 274 murid belajar bergantian di SDN 11 sampai sore. Sekolah lama masih rapuh dan belum diperbaiki. Kepala sekolah berharap sekolah baru bisa dibangun pada 2027.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Tepat pada 27 November 2024, atap bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 di Jakarta Selatan ambruk. Empat ruang kelas dan satu ruang UKS rusak berat. Beruntung, insiden yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB itu tidak menimbulkan korban karena bertepatan dengan hari libur Pilkada.

Namun, hampir dua tahun berlalu, bangunan sekolah itu belum juga diperbaiki. Sebanyak 274 siswa terpaksa menumpang belajar di SDN Kebayoran Lama Selatan 11 dengan sistem belajar bergantian hingga sore hari.

Kepala SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Kenhayati Dwi Rahmini, menceritakan sejak hari pertama bangunan ambruk, pihak sekolah langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Berbagai tahapan, mulai dari penyusunan Detail Engineering Design (DED) hingga analisis tanah, telah dilakukan. Namun hingga kini pembangunan kembali sekolah belum juga terealisasi.

Lantas, mengapa pembangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tak kunjung dimulai meski bangunan telah ambruk hampir dua tahun? Berikut wawancara khusus IDN Times dengan Kepala SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Kenhayati Dwi Rahmini.

Bisa diceritakan kapan bangunan sekolah ini roboh?

Bangunan roboh pada 27 November 2024, bertepatan dengan hari Pilkada. Kejadiannya sekitar pukul 06.00 pagi. Sebelumnya bangunan sudah terlihat melengkung (mleyot), kemudian setelah hujan deras menjelang magrib akhirnya ambru

Setelah bangunan roboh, apa yang dilakukan pihak sekolah?

Kami langsung melaporkan ke Dinas Pendidikan. Mulai dari kronologi kejadian sudah disampaikan. DED (Detail Engineering Design) juga sudah selesai pada tahun 2025. Dari Dinas Cipta Karya juga sudah datang ke sini melakukan analisis tanah dan pengecekan kondisi bangunan.

Sampai sekarang bagaimana perkembangan usulan pembangunannya?

Tadi dari dinas sudah menjelaskan bahwa pembangunan kembali sudah diusulkan. Mudah-mudahan bisa direalisasikan pada 2027.

Selama bangunan belum diperbaiki, siswa belajar di mana? Dan bagaimana sistem pembelajarannya?

Untuk sementara kami menumpang di SDN Kebayoran Lama Selatan 11. Jumlah siswa kami 274 orang dengan 10 rombongan belajar.

Karena ruang kelas terbatas, pembelajaran dilakukan bergantian. Tahun lalu kelas 1 dan kelas 2 bergantian. Tahun ini kelas 1 terdiri dari dua rombel sehingga mereka belajar pukul 11.00 sampai 13.00. Setelah itu kelas lainnya belajar pukul 13.00 sampai 17.00

Jadi sekolah yang ditumpangi juga tetap belajar ya? Bagaimana dampaknya ke siswa?

Iya. SDN Kebayoran Lama Selatan 11 menggunakan sekolah dari pukul 06.30 sampai sekitar pukul 12.00. Setelah itu baru kami menggunakan ruang kelas secara bergantia.

Sebanyak 14 guru tentu harus menyesuaikan jadwal. Yang paling terdampak adalah murid. Banyak yang biasanya mengaji sore hari jadi tidak bisa lagi karena pulang sekolah sudah sore. Ada orang tua yang meminta anak-anak belajar pagi meski di musala, tetapi kami tidak bisa karena tidak ada meja dan kursi sehingga kurang nyaman.

Bangunan sekolah ini apakah masih digunakan? Lalu bagaimana suasana Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah kemarin?

Tidak untuk kegiatan belajar mengajar. Yang masih digunakan hanya tiga ruangan, yaitu ruang kepala sekolah, ruang guru, dan ruang untuk perangkat papan digital (PID).

MPLS tetap dilakukan di sini, tetapi hanya menggunakan lapangan karena SDN 11 juga menggunakan lapangan mereka. Untuk kegiatan di dalam ruangan tetap tidak bisa karena bangunan sudah dikosongkan.

Apakah Ibu khawatir dengan kondisi bangunan saat ini? Apakah pernah ada korban akibat kondisi bangunan tersebut?

Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Tentu. Berdasarkan hasil analisis Dinas Cipta Karya, bangunan sudah rapuh. Selain itu daerah ini sering banjir. Kalau hujan deras air bisa mencapai setinggi lutut orang dewasa. Alhamdulillah belum pernah ada.

Apakah pihak SDN Kebayoran Lama Selatan 11 juga terdampak?

Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Iya. Karena sekolah dipakai bersama, kegiatan mereka seperti ekstrakurikuler ikut terganggu. Biasanya setelah siswa mereka pulang sekolah digunakan untuk ekskul, tetapi sekarang waktunya dipakai oleh siswa kami.

Mengapa persoalan ini baru ramai sekarang?

Saat itu memang ada arahan agar tidak diviralkan. Saya juga meminta orang tua murid untuk tidak menyebarluaskan karena memang ada arahan dari dinas.

Apa harapan Ibu?

Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Harapan kami sama seperti orang tua murid, semoga sekolah ini segera dibangun kembali agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman. Kalau bisa kembali belajar pagi tentu lebih baik karena anak-anak masih segar dan lebih semangat dibanding harus belajar sampai sore.

Editorial Team

Related Article