Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Fakta-Fakta Tenggelamnya KM Virgo 8 di Laut Jawa

Fakta-Fakta Tenggelamnya KM Virgo 8 di Laut Jawa
Ilustrasi Kecelakaan Kapal. (IDN Times/Anjani Asra)
  • KM Virgo Transport 8 berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin membawa 243 orang, terdiri atas 213 penumpang dan 30 kru, sebelum mengalami kecelakaan pada 13 September 2026.
  • Kapal dilaporkan miring setelah dihantam ombak di lambung kanan dan kehilangan sinyal pergerakan AIS sejak 22.33 WIB; penyebab lengkap masih menunggu investigasi KNKT.
  • Basarnas mencatat 108 orang selamat, enam meninggal, dan 129 masih dicari. Kapal ditemukan terbalik, dengan 622 personel SAR gabungan serta pesawat dikerahkan untuk pencarian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan saat berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Minggu (13/9/2026).

Kapal tersebut membawa 243 orang yang terdiri dari 213 penumpang dan 30 kru. Dalam perkembangannya, sejumlah penumpang berhasil dievakuasi, sementara ratusan lainnya masih dalam proses pencarian.

Berikut fakta-fakta kecelakaan KM Virgo Transport 8!

  1. 1. KM Virgo berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin

    ilustrasi kapal berlayar (pexels.com/Kim Parco)
    ilustrasi kapal berlayar (pexels.com/Kim Parco)

    KM Virgo Transport 8 berangkat dari Terminal Jamrud Selatan, Surabaya, pada Sabtu (12/9/2026). Kapal tersebut berlayar menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

    Berdasarkan data kapal, terdapat 243 orang dalam pelayaran tersebut. Rinciannya, 213 orang merupakan penumpang dan 30 orang kru.

  2. 2. Kapal dilaporkan miring karena kondisi ombak

    Ilustrasi Kapal Laut (Pexel/Berkay Mavral)
    Ilustrasi Kapal Laut (Pexel/Berkay Mavral)

    Kapal Virgo mengalami kemiringan setelah dihantam ombak dari sisi lambung kanan. Dalam proses pencarian, tim SAR mendapatkan informasi tersebut dari nahkoda mengenai kondisi kapal sebelum kecelakaan.

    Meski demikian, pihak berwenang belum menyatakan bahwa kondisi laut menjadi satu-satunya penyebab kecelakaan. Pemerintah masih menunggu hasil investigasi untuk mengetahui penyebab insiden secara menyeluruh.

    “Proses tersebut akan dilaksanakan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sesuai dengan kewenangannya,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhy dalam konferensi pers perkembangan penanganan kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Minggu.

  3. 3. Kapal hilang kontak dan data pergerakan tidak terdeteksi

    Fakta-Fakta Tenggelamnya KM Virgo 8 di Laut Jawa
    Sistem ASITS melihat pergerakan KM Virgo. (Dok. ITS)

    Pergerakan KM Virgo terekam dalam sistem Automatic Identification System of ITS (AISITS) hingga Sabtu (12/9/2026) pukul 22.33 WIB.

    Data AISITS menunjukkan kapal berangkat dari Terminal Jamrud Selatan sekitar pukul 10.00 WIB dan sempat melaju dengan kecepatan 12–14 knot setelah memasuki Alur Pelayaran Barat Surabayan (APBS).

    Pergerakan terakhir kapal terekam pada pukul 22.33 WIB dengan kecepatan 12,9 knots. Setelah itu, tidak ada data pergerakan KM Virgo lagi yang masuk ke sistem.

    “Selain itu, terdapat kemungkinan bahwa perangkat AIS transponder di kapal berhenti mengirimkan data,” kata Dosen Departemen Sistem Perkapalan ITS, Eng Dhimas Widhi Handani.

  4. 4. Ratusan penumpang masih dalam pencarian

    ilustrasi pencarian orang hilang
    ilustrasi pencarian orang hilang (pexels.com/Ron Lach)

    Berdasarkan laporan Basarnas (Badan SAR Nasional) yang dikutip IDN Times pada Senin (14/9/2026), sebanyak 108 orang dinyatakan selamat, enam orang meninggal dunia, dan 129 orang masih dalam pencarian.

    Salah satu penumpang bernama Riyanda, berhasil menyelamatkan dirinya dengan terjun ke laut memakai pelampung. Riyanda sempat terombang-ambing sekitar satu jam sambil berpegangan pada selembar triplek yang diraihnya.

    Dia kemudian berhasil meraih sekoci sebelum akhirnya ditolong MV Haida bersama 69 korban lainnya dan dibawa ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada minggu malam. Sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi juga membantu mengevakuasi para korban.

  5. 5. Kapal dalam kondisi terbalik dan seluruh pihak ikut misi pencarian

    ilustrasi kapal terbalik(pexels.com/GEORGE DESIPRIS)
    ilustrasi kapal terbalik(pexels.com/GEORGE DESIPRIS)

    Basarnas menyebut KM Virgo Transport 8 berada dalam kondisi terbalik. Kondisi tersebut membuat proses pencarian korban menjadi semakin rumit. Basarnas berencana mengerahkan unit khusus penyelaman bawah laut untuk mencari penumpang yang masih hilang.

    "Kami akan mengerahkan kekuatan-kekuatan yang memiliki kemampuan khusus. Dari Badan SAR Nasional sendiri, kami akan melibatkan Basarnas Special Group yang memiliki kemampuan (penyelaman) under water," kata Kabasarnas, Marsekal Madya TNI Mohamman Syafii, di dalam keterangan, Senin.

    Pihak Basarnas juga mengatakan, ada 622 personel SAR gabungan yang terlibat dalam misi pencarian korban KM Virgo Transport 8, yang terdiri dari Basarnas, TNI, kepolisian dan sejumlah kementerian dan lembaga.

    Dalam misinya, terdapat lima jenis pesawat yang beroperasi yakni Helikopter HR-3610, helikopter milik TNI AL jenis Dolphin 3103, pesawat CN-235 milik TNI AL, pesawat dari kepolisian jenis Dolphin dan pesawat Cessna Caravan milikl Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More