Jakarta, IDN Times - Amerika Serikat (AS) menyiapkan opsi baru untuk serangan lanjutan ke Iran, termasuk kemungkinan penggunaan bom Massive Ordnance Air Blast (MOAB) GBU-43/B yang dijuluki mother of all bombs (ibu dari semua bom). Rencana tersebut dilaporkan oleh CNN pada Kamis (15/10/2026), dengan mengutip sejumlah pejabat AS. Amunisi tersebut merupakan bom nonnuklir terbesar milik militer AS yang belum pernah dipakai dalam serangan ke wilayah Iran sebelumnya.
Pihak Departemen Pertahanan AS mengonfirmasi adanya penyusunan skenario militer tersebut untuk merespons dinamika di lapangan.
"(Departemen Pertahanan) merencanakan berbagai skenario operasional untuk melaksanakan arahan tingkat Presiden dan Sekretaris serta untuk memastikan keberhasilan misi di lingkungan operasional apa pun,” kata seorang pejabat kepada CNBC, meski media tersebut mencatat belum mengonfirmasi laporan itu secara independen.
